Bahasa Arab Permulaan 270
Submitted by tokchuk on Thu, 09/23/2021 - 08:51
Man: أعوذ بالله من الشيطان الرجيم
[Aku berlindung pada Allah dari syaitan yang direjam]
بسم الله الرحمن الرحيم
[Dengan nama Allah yang maha pemurah maha penyayang]
السلام عليكم
[Kesejahteraan ke atas kamu]
Wak: وعليكم السلام
[Dan ke atas kamu juga keselamatan]
اهلًا - ahlan
Man: اهلًا بِك - ahlan bik - Ya Wak!
Wak: طيب - tayib. نبدأ - nabdak
Man: تفضل - tafaddal. Wak!
Wak: Semalam kita tengok 2 ayat berangkai. Baik aku ulang engko!
Man: طريق - tariiq
Wak: لَيْسَتْ أخته قبحةً. لكنها جميلة - laisat ukhtuhu qabihah. laakinahaa jamiilah
adiknya tak hodoh. tetapinya comel.
Man: Wak: لَيْسَتْ أخته قبحةً. لكنها جميلة - laisat ukhtuhu qabihah. laakinahaa jamiilah
adiknya tak hodoh. tetapinya comel.
his sister is not ugly. But she is pretty
Wak: لَيْسَتْ - laisat - is not
tengok ye.
- dalam buku orang putih. dia sebut
- bahawa: -laisat- itu -fe 'el- dalam keadaan -past tense-
- kan kalo engko belik2 sebiji macam fesen -fe 'el past tense-
- engko pun dah boleh susunkan deretan yang 5 tu
- tapi bila kita -translate- kita mesti guna keadaan -present tense-
- itu buku tu kata.
- ingat baik2
Man: Hah. Ini yang buat bercelaru otak ni wak.
Boleh pulak.
-Fe'el- past tense tapi bila translate mesti dalam -present tense-
Pening pening pening!
Wak: Gini je le!
Kata le orang bertanya: Adakah dia tu cikgu?
Arab kata: أهو مدرس؟ - a huwa mudarris?
- Is he a teacher?
Kata kan le kita dia itu bukan cikgu. Amacam kita nak metidakkan?
- Tak dia bukan cikgu!
Arab pun kata: ليس مدرسًا - laisa mudarrisaa
Pattern ini sama sebiji macam fesen: -kaan-
كان طبيبًا - kaana tabiibaa
he was a doktor
Man: كان طبيبًا - kaana tabiibaa
he was a doktor
- ini ayat ismiyah dalam -past tense-
- kita tak perlu bubuh -huwa-
ليس مدرسًا - laisa mudarrisaa
he is not a doktor
- ini ayat ismiyah juga
- sama juga ini juga sebiji macam ayat -kaana-
- boleh kita tinggalkan -huwa-
tapi mesti ingat.
- yang samanya ialah prediketnya mesti berbaris atas -mansuub-
- dan yang lainnya berbanding ayat -laisa-
- -kaan- jadikan ayat -past tense-
- -laisa-
- perkataannya pinjam berbentuk -past tense-
- tapi kena faham ayat ini masih -present tense-
Hmmm... macam nak cakap ye?
- "aku ni bukan cikgu"
- I am not a teacher.
- maknanya ketika ini kita tengah bercakap!
- dan kebetulan kita ni pun sedang berada dalam keadaan BUKAN pun cikgu
- sekarang bukan cikgu
- kan ini -present tense-
Poinnya:
1. -kaan- betul2 past tense-kan ayat ismiyah
2. tapi -laisa- walaupun perkataan ini ditipu dengan bentuk -past tense-
- keadaan ayat masih beno2 dalam -present tense-
Pening2. Arab! Macam mana ni!
Wak: Kalo engko pening. Aku rasa bertenang dulu. Sambung esok je le!
Man: خلص - khalas
Wak: لا تحزن - laa tahzan - jangan risau!
Man: Ye wak!
Wak: خلص - khalas sehingga esok - غدًا - ghadan
Man: شكرا - wak!
Wak: عفوا
Kita jumpa lagi esok. إن شاء الله
Man: إن شاء الله - wak
Wak: اللهم يسر ولا تعسر ,ربي تمم بالخير
- allaah humma yasir wa laa tu'assir rabbii tammim bikhair
إلى اللقاءِ
= hingga bertemu lagi
Man: في أمان الله - fii amaanil laah - semoga dalam jagaan Allaah
Wak: استغفر الله العظيم
= aku mohon ampun dari Allaah yang agung
لا حول ولا قوة الا بالله العظيم
= tiada satu apa pun kekuatan disekeliling melainkan hanya Allaah yang maha besar
ربنا آتنا في الدنيا حسنة وفي الاخرة حسنة وقنا عذاب النار
= wahai tuhan kami berilah pada kami di dunia kebajikan dan di akhirat juga kebajikan dan lindungilah kami daripada 'azab api neraka
والله أعلم
- dan Allaah lebih mengetahui
23/9/21
updated version: https://dinobytes.info/v2/node/3219
Categories:
