Bahasa Arab Permulaan 282
Submitted by tokchuk on Fri, 10/08/2021 - 09:10
Man: أعوذ بالله من الشيطان الرجيم
[Aku berlindung pada Allah dari syaitan yang direjam]
بسم الله الرحمن الرحيم
[Dengan nama Allah yang maha pemurah maha penyayang]
السلام عليكم
[Kesejahteraan ke atas kamu]
Wak: وعليكم السلام
[Dan ke atas kamu juga keselamatan]
اهلًا - ahlan
Man: اهلًا بِك - ahlan bik - Ya Wak!
Wak: طيب - tayib. نبدأ - nabdak
Man: تفضل - tafaddal. Wak!
Wak: الآن - al aan -
- kita masih lagi tengah menengok. Tentang ayat ismiyah yang dah -past tense- Maka apa nak buat ye!
Man: Buat le apa2 je supaya:
1. Kita boleh masukkan dalam grup adik-beradik -inna-
- dimana subjek yang kena baris atas atau -mansuub-
2. atau kita boleh masukkan dalam grup adik-beradik -kaana-
- yang ini pulak songsang daripada yang -inna-
- maknanya.
- kali ini prediket pulak yang berbaris atas -mansuub-
Wak: Baik. Tengok pulak ayat ini:
كُنَّا عِند أختِنَا - kunnaa 'inda ukhtinaa
-mula2 beri makna
- kemudian godehkan dalam dua grup tadi
Man: كُنَّا عِند أختِنَا - kunnaa 'inda ukhtinaa
- we were with our sister
- kami telah [berada] disisi adik perempuan kami
- adik perempuan sorang je le wak!
Wak: Yang mansuub mana?
Man: Disini kita tak mampu nak bubuh -mansuub-
Wak: Apasal?
Man: Dah ada -'inda- pada prediket
- dia le yang lebih power!
- Ukhtanaa dah kena jadi ukhtinaa
Wak: Ye! Teruskan.
Man: كُنَّا عِند أختِنَا
Ayat ini dah pun dalam -past tense-.
- dan dia ni termasuk dalam kumpulan adik-beradik -kaana-
maka kalo kita nak jadikan dia ni -present tense-!
- buang je -kunna-
- datangkan balik subjek asalnya seperti
نَحْنُ عِند أختِنَا - nahnu 'inda ukhtinaa
- we are with our sister
- kami sedang berada dengan adik perempuan kami
- siap satu ayat.
kes kedua dalam grup yang sama ini ialah -laisa-
- -laisa- ini cuma boleh menidakkan ayat -present tense- aje.
makanya kalo kita ada ayat present tense yang:
نَحْنُ عِند أختِنَا - nahnu 'inda ukhtinaa
baru le boleh kita pakai -laisa-
- jadi le bunyinya:
لسنا نحن عِند أختِنَا - lasnaa nahnu inda ukhtinaa
tapi yang baiknya buang aje -nahnu- maka jadi:
لسنا عِند أختِنَا - lasnaa 'inda ukhtinaa
we are not with our sister
kemudian kalo betul2 nak biokan ayat itu dalam -past tense- yang asal. Hanya nak menidakkan aje!
- kena le kita kata begini:
ما كُنَّا عند أختِنَا - maa kunna 'inda ukhtinaa
- we were not with our sister
- kami telah tidak berada disisi adik perempuan kami
خلص -khalas
amacam wak!
Wak: Ye aku rasa boleh le tu!
خلص - khalas kita sambung esok pulak!
Man: أشوفك - ashuufak
شكرا - wak!
Wak: عفوا
Kita jumpa lagi esok. إن شاء الله
Man: إن شاء الله - wak
Wak: اللهم يسر ولا تعسر ,ربي تمم بالخير
- allaah humma yasir wa laa tu'assir rabbii tammim bikhair
إلى اللقاءِ
= hingga bertemu lagi
Man: في أمان الله - fii amaanil laah - semoga dalam jagaan Allaah
Wak: استغفر الله العظيم
= aku mohon ampun dari Allaah yang agung
لا حول ولا قوة الا بالله العظيم
= tiada satu apa pun kekuatan disekeliling melainkan hanya Allaah yang maha besar
ربنا آتنا في الدنيا حسنة وفي الاخرة حسنة وقنا عذاب النار
= wahai tuhan kami berilah pada kami di dunia kebajikan dan di akhirat juga kebajikan dan lindungilah kami daripada 'azab api neraka
والله أعلم
- dan Allaah lebih mengetahui
6/10/21
updated version: https://dinobytes.info/v2/node/3219
Categories:
