Bahasa Arab Permulaan 283
Submitted by tokchuk on Sat, 10/09/2021 - 08:52
Man: أعوذ بالله من الشيطان الرجيم
[Aku berlindung pada Allah dari syaitan yang direjam]
بسم الله الرحمن الرحيم
[Dengan nama Allah yang maha pemurah maha penyayang]
السلام عليكم
[Kesejahteraan ke atas kamu]
Wak: وعليكم السلام
[Dan ke atas kamu juga keselamatan]
اهلًا - ahlan
Man: اهلًا بِك - ahlan bik - Ya Wak!
Wak: طيب - tayib. نبدأ - nabdak
Man: تفضل - tafaddal. Wak!
Wak: الآن - al aan - kita ulang balik
كُنَّا عِند أختِنَا - kunnaa 'inda ukhtinaa
Man: كُنَّا عِند أختِنَا - kunnaa 'inda ukhtinaa
we were with our sister
Ye wak! Ini ayat ismiyah. Tapi dalam past tense.
Maknanya ini dalam grup -kaana- tak payah nak buat apa2 kan wak?
Wak: طيب - Baik
Man: Kemudian adik-beradik -kaana- satu lagi ialah -laisa-
Wak: Ye -laisa- ini menidakkan ayat ismiyah
Man: Walaupun -laisa- menidakkan ayat ismiyah.
- tapi
- pada masa sama kita dapati dia ni mem-present tense-kan ayat ismiyah
- maka kita tak boleh kita pakai -laisa-
Wak: Itu datangnya -maa-
- pasal nak kekalkan ayat ismiyah dalam -past tense-nya
Man: Ye ye ye.
Maka kita kata je:
ما كُنَّا عِنْدَ أختِنا
- maa kunna 'inda ukhtinaa
- we were not with our sister
- kami telah tidak berada dengan adik perempuan kami
Wak: طيب - Baik! Ada lagi nak sambung!
Man: Bila masuk grup -inna- dan -laakinna-
Yang ini menjadikan saya kompius wak!
-inna- hanya untuk menekankan
- gitu juga dengan -laakinna-
- dengan makna "tetapi"
Wak: Ingat gini je le.
كُنَّا عِند أختِنَا - kunnaa 'inda ukhtinaa
kalo kita -present tense-kan ayat tu tadi. Maka ia akan jadi:
نحن عند أختنا - nahnu 'inda ukhtinaa
Bila engko tekankan ia. Maka ia jadi apa?
Man: إنَّ + نحن = إنَّنا
- inna + nahnu = innanaa
- bubuh je dalam ayat ismiyah yang present tense jadi le:
إنَّنا عند أختنا - innanaa 'inda ukhtinaa
hah nak past tense-kan
bubuh -kaana- kan wak?
Wan: -kaana- untuk -huwa-
- yang kita henadak pada - nahnu !
Man: Bantai je dengan -kunna- kan wak!
Wak: Cuba
Man: mmm... bunyi macam pelik je wak
كُنَّا إنَّنا عند أختنا
atau
إنَّنا كُنَّا عند أختنا
mana satu ni wak?
Wak: إنَّا كُنَّا عند أختنا - innaa kunna 'inda uktinaa
- pendekkan bunyi -innanaa- kepada -inna-
Man: Jadi maknanya wak.
- bila nak menguatkan -past tense-
- dah jadi bereblit2 otak dibuatnya wak
Wak: Yang -laakin- jadi -lakinna-
ikut le stail itu pun
Man: Jadi le kes -laakin- seperti:
لكنّا كُنَّا عند أختنا - laakinna kunnaa 'inda ukhtinaa
خلص -khalas
Wak: Ye
خلص - khalas kita sambung esok pulak!
Man: أشوفك - ashuufak
شكرا - wak!
Wak: عفوا
Kita jumpa lagi esok. إن شاء الله
Man: إن شاء الله - wak
Wak: اللهم يسر ولا تعسر ,ربي تمم بالخير
- allaah humma yasir wa laa tu'assir rabbii tammim bikhair
إلى اللقاءِ
= hingga bertemu lagi
Man: في أمان الله - fii amaanil laah - semoga dalam jagaan Allaah
Wak: استغفر الله العظيم
= aku mohon ampun dari Allaah yang agung
لا حول ولا قوة الا بالله العظيم
= tiada satu apa pun kekuatan disekeliling melainkan hanya Allaah yang maha besar
ربنا آتنا في الدنيا حسنة وفي الاخرة حسنة وقنا عذاب النار
= wahai tuhan kami berilah pada kami di dunia kebajikan dan di akhirat juga kebajikan dan lindungilah kami daripada 'azab api neraka
والله أعلم
- dan Allaah lebih mengetahui
9/10/21
updated version: https://dinobytes.info/v2/node/3219
Categories:
