Bahasa Arab Permulaan 289
Submitted by tokchuk on Mon, 10/11/2021 - 14:55
Man: أعوذ بالله من الشيطان الرجيم
[Aku berlindung pada Allah dari syaitan yang direjam]
بسم الله الرحمن الرحيم
[Dengan nama Allah yang maha pemurah maha penyayang]
السلام عليكم
[Kesejahteraan ke atas kamu]
Wak: وعليكم السلام
[Dan ke atas kamu juga keselamatan]
اهلًا - [ahlan]
Man: اهلًا بِك - [ahlan bik] Ya Wak!
Wak: طيب [tayib] نبدأ [nabdak]
Man: تفضل [tafaddal] Wak!
Wak: في الأمس [fil ams] semalam kita tengah tengok prerkataan : صارَ - saar
yang maknanya
- dia telah menjadi-
- dia telah berubah menjadi-
dia ni pun adalah adik-beradik
- kaana -
- verb to be - he was -
- mungkin kalo dimelayukan -to be- boleh juga kita kata:
- -dia telah menjadi- iaitu pada "be"nya tu
Man: صارَ - saar atau -saara-
bermakna -dia telah berubah menjadi-
- macam serupa je dengan kata: -kaana-
- -dia telah menjadi- iaitu pada "be"nya tu
Wak: Tapi -kaana- itu
- mengembalikan balik "verb to be" yang tak terpakai dalam ayat ismiyah kedalam - present tense -
- tapi kalo ayat ismiyah itu memang - past tense -
- kita mesti bubuh -kaana-
Man: Ye ye ye....
Wak: Cuba engko tengok ini:
كان من القرية - kaana minal qaryah
translate dulu!
Man: كان من القرية - kaana minal qaryah
- he was from the village
- dulu dia dari kampong
- atau mungkin
- dia telah datang dari kampung
hah -kaana- diguna nak menunjukkan yang ayat ismiyah ini memang dalam - past tense!
Wak: Kemudian:
ثم صار رئيس الوزراء - thumma saara ra iisal wuzaraak
Man: ثم صار رئيس الوزراء - thumma saara ra iisal wuzaraak
thumma - kemudian!
hmmm.....
- then he became a prime minister
- kemudian dia telah menjadi perdana menteri
Wak: Engko nampak perbezaannya?
Man: Entah. Macam itu le.
Wak: Aku rasa gini.
كان من القرية - kaana minal qaryah
- ini macam statement aje
- satu kenyataan aje
- gitu2 aje
Man: Baik!
Wak: Kemudian bila pakai -saara- صار
Kita akan rasa macam ada perubahan yang berterusan
- dari masa ke masa
- maka dia telah jadi ...
- tapi ceritanya tetap dalam - past tense - pun.
Man: -he was- atau -kaana-
- cuma statement aje
- penerangan ini berada dalam keadaan - past tense
kemudian datang - saara- صار
- yang ini pun keadaannya dalam - past tense
- tapi macam ada cerita perubahan yang berterus selepas itu sehingga menjadi....
Itu ke wak maksudkan?
Wak: Hmm....
- selepuk - past tense - kaana- he was
dengan
- ada unsur meningkat ke satu hal atau sebaliknya!
- he became - saara-
Ok duduk le engko. Menung2kan binatang ini ye.
خلص
Man: خلص - khalas kita sambung غدا - ghadan أشوفك - ashuufak
شكرا - wak!
Wak: عفوا
Kita jumpa lagi esok. إن شاء الله
Man: إن شاء الله - wak
Wak: اللهم يسر ولا تعسر ,ربي تمم بالخير
- allaah humma yasir wa laa tu'assir rabbii tammim bikhair
إلى اللقاءِ
= hingga bertemu lagi
Man: في أمان الله - fii amaanil laah - semoga dalam jagaan Allaah
Wak: استغفر الله العظيم
= aku mohon ampun dari Allaah yang agung
لا حول ولا قوة الا بالله العظيم
= tiada satu apa pun kekuatan disekeliling melainkan hanya Allaah yang maha besar
ربنا آتنا في الدنيا حسنة وفي الاخرة حسنة وقنا عذاب النار
= wahai tuhan kami berilah pada kami di dunia kebajikan dan di akhirat juga kebajikan dan lindungilah kami daripada 'azab api neraka
والله أعلم
- dan Allaah lebih mengetahui
11/10/21
updated version: https://dinobytes.info/v2/node/3219
Categories:
