Bahasa Arab Permulaan 340

Man:  أعوذ بالله من الشيطان الرجيم
[Aku berlindung pada Allah dari syaitan yang direjam]

بسم الله الرحمن الرحيم
[Dengan nama Allah yang maha pemurah maha penyayang]

السلام عليكم
[Kesejahteraan ke atas kamu]

Wak: وعليكم السلام
[Dan ke atas kamu juga keselamatan]

اهلًا - [ahlan]

Man: اهلًا بِك - [ahlan bik] - Ya Wak!

Wak: طيب - [tayib]. نبدأ - [nabdak]

Man: تفضّل - [tafaddal]. Wak!

Wak: الآن - [al aan - sekarang]. Kita tengah berlegar dengan - plural - جمع - [jama 'a].

Baik. Mari kita tengok contoh lagi:

المُوَّظَّفون الجُدُد - [al muazzafuun al jujud]

Boleh ker engko ceritakan sikit tentang perkara ini?

Man: المُوَّظَّفون الجُدُد - [al muazzafuun al jujud]
Oh payah ini wak.

Wak: Apasal? 

Man: Perkataannya. Saya dah lupa apa maknanya wak!

Wak: Pertama. Soalan aku : Ini ayat ker atau bukan?

Man: Bukan wak. Ini cuma phrase saja. Pasal kedua2 nouns itu ada -al-. Maknanya dua2 nouns ini adalah definite. Bila dua2 nouns adalah definite maka ia tak memenuhi syarat untuk satu -ayat-. Untuk jadikan ia ayat. Ia mesti dibawakan kalimah indefinite.

Wak: Baik. Bio aku tolong engko. Phrase ini adalah dalam keadaan plural.
Rasa2 aku. Dulu kita dah pernah jumpa perkataan singular-nya.

Man: Iyer ker wak. Sorry ler wak. Dah lupa.

Wak: Baik. Tak payah ler aku komen benda itu yer. Bio kita teruskan pada perkataan yang diberi.

مُوَّظَّفون - [muazzafuun] datangnya dari مُوَّظَّف [muazzaf]
- retinya = pegawai

جُدُد - [judud] dari جديد [jadiid]
- yang ini. Aku rasa engko dah reti pun maknanya

Man: Terkenyup saya wak buat. Sorry ler wak. - آسف [aasif]

Wak: لا بأس [laa ba as]

Man: Maka sekarang ini: المُوَّظَّفون الجُدُد - [al muazzafuun al jujud]
- the new employees
- para pegawai baru itu...

Wak: Jadikan ia -ayat- amacam?

Man: Sambung jer bontotnya seperti:

الموظفين الجدد من الهند [al muazzafuun aljudud minal hind]
- the new employees are from India
- semua pagawai baru itu [datang] dari India

Wak: Apasal India? Tak ada negeri lain ker?

Man: Bio ler wak. Kan keling tu banyak pusingnya. Serupa macam Najib! Dalam mahkamah semua -tak tahu-. Diluo mahkamah. Bukan main ligat dia. Tak gitu wak?

Wak: Jangan cakap gitu. Berdosa! Sebaik2 kita control diri kita. Jangan mengata orang. Jangan sakitkan hati orang. Berbaik2 dengan sekeliling. Sebarkan kebajikan. Dan lain2 ler yang baik2.

Man: Baiiiiik wak. Tapi wak. Tak kan kita tak terkilan. Dia tu memang pengkhianat negara. Tak kan kita tak ingat akan harta rampasan darinya tu wak.

harta

خلص [khalas]

Wak: Ye ye ye ..... Mak denganitu kita jumpa lagi esok - غدا - [ghadan].

Man: شكرا - [syukran] wak

Wak: عفوًا - [afwan]

إلى اللقاءِ 
- hingga bertemu lagi

Man: في أمان الله - [fii amaanil laah] - semoga dalam jagaan Allaah

Wak: استغفر الله العظيم
- aku mohon ampun dari Allaah yang agung

لا حول ولا قوة الا بالله العظيم
- tiada satu apa pun kekuatan disekeliling melainkan hanya Allaah yang maha besar

ربنا آتنا في الدنيا حسنة وفي الاخرة حسنة وقنا عذاب النار 
-  wahai tuhan kami berilah pada kami di dunia kebajikan dan di akhirat juga kebajikan dan lindungilah kami daripada 'azab api neraka 

والله أعلم
- dan Allaah lebih mengetahui

23/8/22
updated version: https://dinobytes.info/v2/node/3219

Categories: