Bahasa Arab Permulaan 362
Man: أعوذ بالله من الشيطان الرجيم
[Aku berlindung pada Allah dari syaitan yang direjam]
بسم الله الرحمن الرحيم
[Dengan nama Allah yang maha pemurah maha penyayang]
السلام عليكم
[Kesejahteraan ke atas kamu]
Wak: وعليكم السلام
[Dan ke atas kamu juga keselamatan]
اهلًا [ahlan]
Man: اهلًا بِك [ahlan bik] - Ya Wak!
Wak: طيب [tayyib] نبدأ - [nabdak]
Man: تفضّل [tafaddal] Wak!
Wak: الآن [al aan] Kita nak berlatih lagi tentang - singular / plural.
Man: Penukaran singular ke Plural !
Wak: طيب [tayyib] perhati ini:
ليس التمرين صعبا [laisa attamriin sa'ban]
Mula2 translate.
Man: ليس التمرين صعبا [laisa attamriin sa'ban]
Translate ker wak?
Wak: Iyer. Jalan!
Man: Seperti dulu. Saya buat word by word dulu.
ليس التمرين صعبا [laisa attamriin sa'ban]
- is not / the exercise / difficult
- the exercise is not difficult
- latihan itu tidak susah
Wak: Sekarang aku nak tanya engko. Ini ayat apa?
Man: Ini masih lagi "ayat ismiyyah" wak.
Wak: Tapi apabila ada ليس [laisa] didepan sana tu.
- pertama: Takkan "laisa" tu bukan "perbuatan"?
- kedua kan ada صعبا [sa'ban] dalam keadaan "mansuub" tu kan? Maka Bukan iyer "ayat fe'liyah" ?
Man: Haah. Yang didepan tu ada: ليس [laisa]. Itu adalah perkataan jenis - "perbuatan" kan wak?
- صعبا [sa'ban] kan ini. Perkataan yng berkeadaan -mansuub-
- ayat ini dah semacam style "ayat fe'liyah".
Wak: Haah iyer iyer. Tapi. Engko tak jawab soalan aku. Jadi gini jer ler.
1. Ayat tadi masih lagi "ayat ismiyyah" yang asalnya ialah:
التمرين صعب [attamriin sa'ab] = the exercise is hard
2. ليس [laisa] maknanya: "is not". Ini ler perkataan yang kita gunakan sebagai "menidakkan" ayat.
- dan tapi. "laisa" ini arab kenali ia sebagai "perbuatan yang tak sempuna"
- maka "ayat ismiyyah" ini dah jadi semacam "setengah" atau dah dekat menyerupai "ayat fe'liyah"
- itu sebab kita nampak komponen2nya "semacam" ia menyerupai "ayat fe'liyah"
- tetapi kalo kita dalami tentang "ayat" ini. Arab dah letakkan "term2" pada setiap2 perkataannya - dah lain bunyinya! Mana "subject" mana "prediket"?
Man: Hmm... naik biol juga ni wak!
Wak: Tak apa ler. Diam2 jer ler. Bila2 lapang nanti. Kita akan cerita perkara ini dimasa ajer ler. Iyer!
Man: Hohohoh...selamat....
Wak: طيب [tayyib] Kerja kita sekarang ialah: nak plural-kan apa2 yang patut. Jadi aku akan terus pada:
- ليس [laisa] - yang ini nanti sekejap
- التمرين [attamriin] - eh! ini kan kita dah jumpa hari tu: pl التمارين
- صعبا [sa'ban] apa plural-nya iyer?
- hah secara umum! Kan kita nak ceritakan pasal "exercises"
- maka?
- bila "tamriin" di-plural-kan jadilah ia: "tamaariin"
- tapi apa undang2 arab : pada "sifat" yang "plural-nya tak bernyawa"?
Man: Ohohoh.... Maka : صعبا [sa'ban] : ini yang mulanya singular jantan. Dan ia menjadi "sifat" bagi plural noun yang tak bernyawa! Maka secara tiba2. Ia mesti dijadikan betina singular :
- صعبة [sa'bah] dan ia ini mesti dalam keadaan "mansuub"
Wak: Kalo: "tamaariin" :
- plural yang dah dianggap sebagai singular betina. Bila plural iaitu ramai2 ia dah jadi pondan! Cheh cheh cheh...
- "sa'bah" ini singular betina
- "laisa" ini asalnya jantan singular. Nak jadi apa?
Man: Leh dah kena jadi "betina" juga ler wak!
Wak: Hahaha.... lengkapkan "ayat ismiyyah" yang ada "laisa" ini....
Man: Baiiiiik....
ليستْ التمارين صعبةً [laisat attamaarin sa'bah]
- is not / the exercises / hard
- the exercises are not difficult
- latihan2 itu tak susah
خلص [khalas] wak
Wak: نعم خلص [na'am khalas]
Man: شكرا [syukran] wak.
Wak: عفوا [afwan]
إلى اللقاءِ
- hingga bertemu lagi
Man: في أمان الله - fii amaanil laah - semoga dalam jagaan Allaah
Wak: استغفر الله العظيم
- aku mohon ampun dari Allaah yang agung
لا حول ولا قوة الا بالله العظيم
- tiada satu apa pun kekuatan disekeliling melainkan hanya Allaah yang maha besar
ربنا آتنا في الدنيا حسنة وفي الاخرة حسنة وقنا عذاب النار
- wahai tuhan kami berilah pada kami di dunia kebajikan dan di akhirat juga kebajikan dan lindungilah kami daripada 'azab api neraka
والله أعلم
- dan Allaah lebih mengetahui
12/10/22
updated version: https://dinobytes.info/v2/node/3219
