Bahasa Arab Permulaan 377

Man:  أعوذ بالله من الشيطان الرجيم
[Aku berlindung pada Allah dari syaitan yang direjam]

بسم الله الرحمن الرحيم
[Dengan nama Allah yang maha pemurah maha penyayang]

السلام عليكم
[Kesejahteraan ke atas kamu]

Wak: وعليكم السلام
[Dan ke atas kamu juga keselamatan]

اهلًا [ahlan]

Man: اهلًا بِك [ahlan bik] - Ya Wak!

Wak: طيب  [tayyib] نبدأ [nabdak]

Man: تفضّل  [tafaddal] Wak!

Wak: الآن [al aan] kita masih lagi dalam تمرين [tamriin - exercise] bab singular / plural ! Kali ini kita nak bubuh "itu" pulak pada kata2 yang diberi.

Man: Baiiik waaak

Wak: طيب [tayyib] ingat rajah ini:

table

طيب [tayyib] ini ler kata2nya:

الطائرات  الجديدة [at taairaat aljadiidah]

Man: الطائرات  الجديدة [at taairaat aljadiidah]

- tengok الجديدة [aljadiidah = the new]
- heh ini "betina" - singular
- pasal?

- الطائرات [at taairaat] patutnya datang dari perkataan singular-nyaالطائرة [at taairah]
- pasal dia ni benda - dan bukan manusia
- maka kena ingat! Dia dah dianggap - "singular betina"
- sebutannya kekal "plural betina" tapi saja2 dianggap ia sebagai - "singular betina"
- no hal ler itu. Dah arab kata gitu. Kita ikut jer!

Wak: الطائرة [at taairah] retinya "kapal terbang" 

Man: Baiiiiik! الطائرات  الجديدة [at taairaat aljadiidah]
- the planes / the new
- the new planes ...

- kapal2 terbang baru itu ...

Mula2 bubuh "itu" : تلك الطائرات  الجديدة  [tilkat taairaat aljadiidah]
- that /  the planes / the new
- those new planes ... 
- ini translate ikut grammar orang puteh!
- kapal2 terbang baru itu ....

Baiiiik sekarang kita buat ayat!

تلك الطائرات  الجديدة في المطار [ tilkat taairaat aljadiidah fil mataar]
- those new planes are in the airport
eh tak sedap bunyi "in" - ganti yang lain ler ...
- those new planes are at the airport

Wak: Iyer. Arab memang suka pakai preposition "fii" dengan makna - "di" airport!

في المطار - fil mataar = "di" airport. Indon pulak kata "bandara"
Dulu. Aku pun rasa pelik!

Man: "Bandara ? Banned sama itu dara2". Ganas betul Indon ni!

Wak: Eh engko! Asalnya ialah : "Bandar udara". Di"cut short" jadi "bandara". Hmmm... Memang Indon ni suka main "short cut" ajer!
Boleh engko past tense-kan ayat engko tu?

Man: Sekali lagi bubuh ajer "kaana" betina didepan ayat!

كانتْ تلك الطائرات  الجديدة في المطار [kaanat tilkat taairaat aljadiidah fil mataar]
- those new planes were at the airport
- disini kita pakai satu airport jer wak. Tak mau berbilang airport. Susah!
- Pasal - "airports" - saya tak reti nak cakap dalam bahasa arab sebenornya - wak!

Wak: مطارات [mataaraat] dari مطار [mataar]  خلص [khalas]

Man: شكرا [syukran] wak. 

Wak: عفوا [afwan] 

إلى اللقاءِ 
- hingga bertemu lagi

Man: في أمان الله - fii amaanil laah - semoga dalam jagaan Allaah

Wak: استغفر الله العظيم
- aku mohon ampun dari Allaah yang agung

لا حول ولا قوة الا بالله العظيم
- tiada satu apa pun kekuatan disekeliling melainkan hanya Allaah yang maha besar

ربنا آتنا في الدنيا حسنة وفي الاخرة حسنة وقنا عذاب النار 
-  wahai tuhan kami berilah pada kami di dunia kebajikan dan di akhirat juga kebajikan dan lindungilah kami daripada 'azab api neraka 

والله أعلم
- dan Allaah lebih mengetahui

12/11/22
updated version: https://dinobytes.info/v2/node/3219

Categories: