Bahasa arab permulaan 403

Man:  أعوذ بالله من الشيطان الرجيم
[Aku berlindung pada Allah dari syaitan yang direjam]

بسم الله الرحمن الرحيم
[Dengan nama Allah yang maha pemurah maha penyayang]

السلام عليكم
[Kesejahteraan ke atas kamu]

Wak: وعليكم السلام
[Dan ke atas kamu juga keselamatan]

اهلًا [ahlan]

Man: اهلًا بِك [ahlan bik] - Ya Wak!

Wak: طيب  [tayyib] نبدأ [nabdak]

Man: تفضّل  [tafaddal] Wak!

Wak: طيب  [tayyib]. بسمِ الله 

في الأمس [fil ams]

باذن الله [bi iznil laah - dengan izin Allah] kita الآن [al aan = sekarang] sedang menengok kaedah dual dalam keadaan مرفوع [marfuu'a] مجرور [majjeruur] dan منصوب [mansuub]

- dengan rajah ini:

taalib

Bagi dual untuk "jantan":

مرفوع [marfuu'a] - akhirnya ada "alif-nun"

منصوب [mansuub] - buang "alif-nun" ganti dengan "ya-nun"  لكن [laakin - tapi] "ya mati" mesti didahului dengan "baris atas"

مجرور [majjeruur] - sama seperti "mansuub" pun. Tak ada ler nak konpius apa2.

Man: Oooo. Jantan gitu iyer.  لكن [laakin - tapi] yang "betina" pulak: 

مرفوع [marfuu'a] - bukak dulu "ta' marbuutah" dan tambah "alif-nun"

منصوب [mansuub] - buang "alif-nun" dan ganti dengan "ya-nun"  لكن [laakin - tapi] "ya mati" mesti didahului dengan "baris atas". Jadi ler bunyi akhirnya - ...aiyin

مجرور [majjeruur - sama seperti mansuub pun! Tak ada beza!

Wak: فالآن [fal aan - maka sekarang]

Jap -  فـ [fa] disini. Ia dimaknakan sebagai = maka.

الآن [al aan] kita dah tahu kan maknanya?

Ingat perkataan ini iyer! Pasal mungkin aku akan sebut bila2 teringat.

Man: فالآن [fal aan - maka sekarang] hmm.... saya mengikut perintah wak! Yaa Boss.

Wak: Kita balik semula pada مثل [mithal] في الأمس [fil ams]

المدير في السيارةِ [almudiir fil saiyaarah]
- boss ada dalam kereta

المدير [almudiir] dual kan dia - jadi : المديرانِ [almudiiraan]

فالآن [fal aan - maka sekarang]  السيارةِ [assayaarah] kita jadikan "dual asli" dulu!

- ثم [thumma] baru ler kita kenakan ia sebagai -   مجرور [majjeruur] Maka dapat ler - السيارتَيْنِ pasal preposition dah datang duduk didepannya. Ia mesti nak tunjukkan kuasanya.

طيب  [tayyib] الآن [al aan] susun semula ayat itu dalam keadaan dual kesemuanya.

Man: طيب  [tayyib] wak

المديرانِ في السيارتَيْنِ [almudiiraan fil saiyaaratayin]
- the two bosses / in / the two cars
- the two bosses are in the two cars

- dua boss berada dalam dua kereta

خلص [khalas]

Wak: Jadi ingat iyer 
- dual berakhir dengan "alif-nun"
- kalo betinanya : tiko dulu "ta' marbuutah" 
- ganti "ta' biasa"
- akhiri juga dengan "alif-nun"

Bila dual tu terpaksa jadi : منصوب [mansuub] atau مجرور [majjeruur]
- buang "alif" ganti "ya mati" yang didahului oleh "baris atas" yang wujud pasa asalnya sebelum "alif" dibuang!
- "nun" masih relevant  - duduk dibelakang sekali. Ber"baris bawah"
- gitu....

Engko tenung ler lama2. Maka bio kita jumpa semula غدا [ghadan]

خلص [khalas]

Man: Hahahah ...  شكرا جزيلا [shukran jaziilan] wak. 

Wak: عفوا [afwan] اشوفك غدا [ashuufak ghadan]

إلى اللقاءِ 
- hingga bertemu lagi

Man: في أمان الله - fii amaanil laah - semoga dalam jagaan Allaah

Wak: استغفر الله العظيم
- aku mohon ampun dari Allaah yang agung

لا حول ولا قوة الا بالله العظيم
- tiada satu apa pun kekuatan disekeliling melainkan hanya Allaah yang maha besar

ربنا آتنا في الدنيا حسنة وفي الاخرة حسنة وقنا عذاب النار 
-  wahai tuhan kami berilah pada kami di dunia kebajikan dan di akhirat juga kebajikan dan lindungilah kami daripada 'azab api neraka 

والله أعلم
- dan Allaah lebih mengetahui

Siri 230125
updated version: https://dinobytes.info/v2/node/3219

Categories: