Bahasa arab permulaan 433 - سَأَلَ - يَسْأَلُ [sa ala = yas alu = menanya]

Man:  أعوذ بالله من الشيطان الرجيم
[Aku berlindung pada Allah dari syaitan yang direjam]

بسم الله الرحمن الرحيم
[Dengan nama Allah yang maha pemurah maha penyayang]

السلام عليكم
[Kesejahteraan ke atas kamu]

Wak: وعليكم السلام
[Dan ke atas kamu juga keselamatan]

اهلًا [ahlan]

Man: اهلًا بِك [ahlan bik] - Ya Wak!

Wak: طيب  [tayyib] نبدأ [nabdak]

حسنًا [hasanan] اليَوُم [alyaum = hari ini] mari نَحْنُ [nahnu = kita] tengok satu lagi فعل [fe'el - verb] :

سَأَلَ - يَسْأَلُ [sa ala - yas alu = menanya]
- kes "atas - atas"

- arab kata : فَتْحَتانِ [fat hataan]
- dua2 baris atas

Iyer sila buat apa yang patut!

Man: Table dulu.

sa alaa

Sekarang nak buat ayat pulak. Tapi... jap wak! Nak tanya sikit!

Dulu! - rasa2nya kita dah tahu - buat ayat dalam satu perkataan - kan wak? Umpama:

"Dia telah bertanya pada saya" macam itu...

Wak: Iyer! Maksudnya. Ayat itu berlaku dalam "ayat فِعْليَّة [fe'liyah]" ajer

Baik aku ambik - فِعل [fe'el] yang kita sedang tengok ni. Perhatikan baik2 :

سألتْ [sa alat] retinya = "hiya" telah bertanya

Tapi bila kita kata : سألتْني [sa alat nii] retinya = "hiya" telah bertanya pada ku
Apasal benda ini terjadi satu ayat yang lengkap?
Jawabnya gini....

"Ayat فِعْليَّة [fe'liyah]" - mesti ikut formula: 

فِعْل + فاعِل + مَفْعولٌ بِه 
[ fe'el + faa'el + maf'uul bih ]

Disini kita tahu bahawa:

- dalam سألتْ [sa alat] - ada "perbutan" dan dah memang ada pun "tukang buat"nya sekali yaitu - "hiya"
- "hiya" telah menanya....

- مَفْعولٌ بِه [maf'uul bih] disini ialah ـني [nii] - ini kata singkat bagi :  أنا [ana = aku]

- maka سألتْني [sa alat nii] dah ada tiga2 komponen "ayat fe'liyah"
- maka dengan satu perkataan - telah lengkaplah iyer dalam satu "ayat fe'liyah". Gituuuuu...

Man: Aduuuuuh! شكرا [shukran] wak

Wak: عفوا

Man: Sekarang saya datangkanlah ayatnya: سأَلَتْني عن البيت الكبير هناك 
- [sa alatnii 'anil bayitil kabiir hunaak]
- she asked me about the big house over there
- "hiya" telah menanyaku tentang rumah besar disana tu

Present tense-nya : تَسْأَلُنِي عن البيت الكبير هناك 
- [tas alunii 'anil bayitil kabiir hunaak]
- she asks me about the big house over there
- "hiya" sedang menanyaku tentang rumah besar disana tu

Wak: Hmmm... ok

Man: Tanya sikit lagi wak!

Wak: طريق [tariik = Jalan]!

Man: "siapa punya" apa arab kata wak?

Wak: مَن [man] tu retinnya - siapa

guna preposition : لِـ [li] retinya "punya"

- maka bila kita gabungkan : لِمَن [liman] = siapa punya?

Man: Hohohoho..... maka ayat tadi dah boleh jadi panjang sikit seperti ....

تَسْأَلُنِي عن البيت الكبيرهناك. لِمَن؟
- [tas alunii 'anil bayitil kabiir hunaak. liman?]
- she asks me about the big house over there. for whom?
- gitu ler wak..... jaga2 dengan perempuan iyer!

Wak: Eh engko! Jangan buat dosa! Bersangka baik ler. Bulan puasa ni!

خلص [khalas] wak!

Wak: حسنًا [hasanan] Kalo gitu : تمام [tamaam] jumpa lagi غدا [ghadan] iyer. 

Man: الحمد لله. شكرا wak

Wak: عفوا [afwan] اشوفك غدا [ashuufak ghadan]

إلى اللقاءِ 
- hingga bertemu lagi

Man: في أمان الله - fii amaanil laah - semoga dalam jagaan Allaah

Wak: استغفر الله العظيم
- aku mohon ampun dari Allaah yang agung

لا حول ولا قوة الا بالله العظيم
- tiada satu apa pun kekuatan disekeliling melainkan hanya Allaah yang maha besar

ربنا آتنا في الدنيا حسنة وفي الاخرة حسنة وقنا عذاب النار 
-  wahai tuhan kami berilah pada kami di dunia kebajikan dan di akhirat juga kebajikan dan lindungilah kami daripada 'azab api neraka 

والله أعلم
- dan Allaah lebih mengetahui

Siri 2300404
updated version: https://dinobytes.info/v2/node/3219

Categories: