Bahasa arab permulaan 455 نَشَرَ - يَنْشُرُ

Man:  أعوذ بالله من الشيطان الرجيم
[Aku berlindung pada Allah dari syaitan yang direjam]

بسم الله الرحمن الرحيم
[Dengan nama Allah yang maha pemurah maha penyayang]

السلام عليكم
[Kesejahteraan ke atas kamu]

Wak: وعليكم السلام
[Dan ke atas kamu juga keselamatan]

اهلًا [ahlan]

Man: اهلًا بِك [ahlan bik] - Ya Wak!

Wak: طيب  [tayyib] نبدأ [nabdak]

Semalam نَحْن [nahnu = kita] dapat فِعْل [fe'el]

صَرَفَ - يَصْرِفُ [sarafa - yasrifu] = belanjakan duit

Tapi sebelum itu نَحْن [nahnu = kita] dah dapat kumpulkan :

دَرَسَ - يَدْرُسُ [darasa - yadrusu] = "huwa" belajo

وَصَلَ - يَصِلُ [wasala - yasilu] = "huwa" tiba

وَضَعَ - يَضَعُ [wada 'a - yada 'u] = "huwa" bubuh 

وَجَدَ - يَجِدَ [wajada - yajidu] = "huwa" jumpa

ثمَّ [thumma] datang - أفعال [af'aal = fe'el2] yang ada "alif" ditengah2nya seperti :
 
صَارَ - نَصِيرُ
[saar - yasiiru] = "huwa" menjadi

كَانَ - يكُونُ [kaana - yakuunu] = he was

ثمَّ [thumma] أفعال [af'aal = fe'el2] yang terdiri daripada 4 huruf - seperti :

سافَر - يُسافِرُ [saafara - yusaafiru] = "huwa" bermusafir

أَرْسَلَ - يُرْسِلُ [arsala - yursilu] = "huwa" menghantar

أَعْلَنَ - يُعْلِنُ [a' lana - yu' linu] - huwa mengiklan / menghebah

وَظَّفَ - يُوَظِّفُ [wadz dzaf - yuwadz dzif] = appoint - lantik

أَضْرَبَ - يُضْرِبُ [adrab - yudrib] = strike / mogok - hit / pukul

أَصْبَحَ - يُصْبِحُ [asbaha - yusbihu] = menjadi / become

أَجْلَسَ - يُجْلِسُ [ajlas - yujlis] = beri duduk / dudukkan

كَلّمَ - يُكَلِّمُ [kallama - yukallimu] = bercakap kepada

دَرَّسَ - يُدَرِّسُ [darrasa - yudarrisu] = mengajar 

رَتِّبَ - يُرَتِّبُ [rattib -yurattib] = susun

yang terdiri daripada 5 huruf ... :

اِشتَغَلَ - يَشْتَغِلُ [ishtaghal - yastaghilu] = huwa kerja

انْتَخَبَ - يَنْتَخِبَ [intakhab - yantahib] = huwa melantik / elect

اجتمَعَ - يَجْتَمِعُ [ijtima 'a - yajtami 'u] = berhimpun / meet

dan اليوم [alyaum] نَحْن [nahnu = kita] akan cuba penuhkan sebaris lagi pada dhamir yang masih kosong dalam jadual نَحْن [nahnu = kita]!

Man: Tak paham apa yang wak cakap ni wak! Naik biol saya - wak!

Wak: Gini ler! Kalo kita ambik فِعْل [fe'el] :

نَشَرَ - يَنْشُرُ [nashara - yanshuru] = huwa publish / terbitkan / cetakkan

Apa2kah benda yang boleh engko tenyehkan dalam jadual biasa نَحْن [nahnu = kita] tu?

Man: Ohoh! Table-nya adalah seperti ini wak!

baru

Iyer. Apa yang saya catetkan ialah:

- mula2 kita ada 5 past tense dan diikuti dengan 5 present tense
- semalam - kita dah jumpa bahgian "nahnu"

- kita nampak ia jadilah - نَشَرْنا [nasharnaa] = nahnu telah published

Ayat saya seperti: نشرنا مجلة للنساء [nasharnaa majallah lilinnisaa']
- we published a magazine for women 
- kami telah terbitkan majalah untuk wanita

كذلك [kazaalik] wak

Wak: Untuk hari ini aku hendak engko tambah line bagi هُما - [huma = mereka berdua]

Untuk menyenangkan hidup engko. Aku ingat - baik kita start dengan present tense dulu!

Sekarang cuba kita tengok perkataan bagi "pemuda" atau "lelaki dewasa"

- sorang lelaki - kita kata : رجُل [rajul] = a man

- kalo - 2 orang lelaki - kita kata: رجُلانِ [rajulaan]
- tokok "alif-nun" dan pada huruf "nun" berbariskan ia dengan "bawah"

Sekarang mari kita pergi ke kotak فعل مضارع [fe'el mudhari 'a] pada baris "huma":
apa yang kita kena buat?

- iyer! ambik ekor انِ seperti yang ada pada isim : رجُلانِ [rajulaan] mula tadi

- kemudian kita pakaikan pada fe'el ينشر [yanshur] supaya ia menjadi :  يَنْشُرانِ [yanshuraan]

- kekalkan baris "nun" dengan baris "bawah"
- huruf "ra" yang mula tadi berbaris "depan"
- sekarang - kita sesuaikan "raa" dan "alif" dengan baris yang bersesuaian iatu dengan baris "atas"

sekarang berpindah ke kotak past tense
- fikirkan! benda "dah lepas" nak gambarkan keadaan itu bagaimana? Benda yang dah "terlepas" amacam?
- maka semudahnya. dari ada "alif-nun" 
- kali ini kita buang ajer ler "nun" !
- maka logiknya gitu ler! bunuhlah "nun" tinggalkan "alif" terkonteng2

- maka jadi ler ia = نَشَرَا [nasharaa]

Hah faham tak engko konsepnya? Tak ker "batu geliga" otak arab ni kan?
- pada present tense tenyeh diekor dengan "alif-nun" tanda "dual - berdua" seperti kes "isim - dual"
- pada past tense pulak - pasal perkara dah lepas - maka ada yang "tercicir" - maka buang ajer huruf "nun" 

Haah - dengan itu - cuba engko siapkan jadual baru ni?

Man: hohohoh - table baru

baru

Gini wak! Kan dah bertambah satu lagi line khas bagi هُما [huma = berdua]. Disini kan kita dah selitkan bahagian present/past tense-nya

Wak: Memang! Pengingat aku kepada perkara ini adalah berdasarkan kepada "isim" bagi "dual". Hmmm.... cuba engko kaji ayat berikut:

هُما علي وفاطمة. إنهما صديقان
- humaa 'alii wa faatimah
- kedua mereka adalah 'alii dan faatimah

- innahuma sadiiqaan
- sungguh mereka berdua adalah dua sahabat

tengok pada صديقانِ [sadiiqaan = dua sahabat]

Maka dengan kaedah "isim" yang ada "alif-nun" kita kenakan pulak pada fe'el mudhari 'a 
- jadi kita pakai ekor انِ [alif-nun] disitu
- maka pada kotak fe'el mudhari' a bagi "huma" kita ada - يَنْشُرانِ [yanshuraan] = huma mencetak 

- pada fe'el maadhi pulak! kita cuma ada "alif" dengan "nun" dibuang! Pasal dah terlepas masa [past]

Man: Mmm... biolwak! kena fikir panjang2 ni wak!

Wak: Iyer fikir ler panjang2. خلص [khalas]

Jumpa غدا [ghadan]

Man: شكرا [shukran] wak

Wak: عفوا ['afwan]

إلى اللقاءِ 
- hingga bertemu lagi

Man: في أمان الله - fii amaanil laah - semoga dalam jagaan Allaah

Wak: استغفر الله العظيم
- aku mohon ampun dari Allaah yang agung

لا حول ولا قوة الا بالله العظيم
- tiada satu apa pun kekuatan disekeliling melainkan hanya Allaah yang maha besar

ربنا آتنا في الدنيا حسنة وفي الاخرة حسنة وقنا عذاب النار 
-  wahai tuhan kami berilah pada kami di dunia kebajikan dan di akhirat juga kebajikan dan lindungilah kami daripada 'azab api neraka 

والله أعلم
- dan Allaah lebih mengetahui

Siri 230608
updated version: https://dinobytes.info/v2/node/3219

Categories: