Bahasa Arab Persediaan awal 104 - Ada formula!

Man: اعوذ بالله من الشيطان الرجيم
[Aku berlindung pada Allah dari syaitan yang direjam]
 
بسم الله الرحمن الرحيم
[Dengan nama Allah yang maha pemurah maha penyayang]
 
السلام عليكم
[Kesejahteraan ke atas kamu]
 
Wak: وعليكم السلام
[Dan ke atas kamu juga keselamatan]
 
Aku nak katakan. Bahawa bahasa arab ini banyak pakai formula.
 
Man: Takkan dalam bahasa pun ada matematik pulak wak!
 
Wak: Kalo engko takut pada -formula-! Bio aku kata macam ada "condition". Ada "syarat". Ada undang2! Amacam?
 
Man: Condition?
 
Wak: Bila kita buat ayat ismiyah.
Makna -ayat ismiyah- yakni: ayat yang bermula dengan kata -isim-. Katanama. Noun.
Maka kita kena ikut "syarat" atau ada yang kata "kaedah" - macam ini:
 
1. Kata le kita nak cakap: 
- kitab itu buruk!
 
الكتاب قديم alkitaab qadiim
- kitaab itu buruk
- the book is old
 
Engko perhatikan:
- ada dua perkataan sahaja!
- permulaannya -alkitab-
- itu -isim- -katanama- -noun-
 
itu sebab ayat ini namanya: - ayat ismiyah!
- Apasal?
- Sebab bermula dengan "isim - noun"
 
Kemudian. Kalo ikut kaedah-formula-hukum bahasa kita:
- ayat mesti ada 2 komponen:
- subjek dan perdiket
 
Maka arab pun gitu juga!
- Tapi arab ada syarat tambahan:
 
Man: Apa "syarat"nya wak?
 
Wak: Dalam ayat itu.
- Subjek mesti - "definite"
- dan prediket mesti - "indefinite"
 
Man: Amacam nak kenal "definite" dan "indefinite"-nya wak?
 
Wak: "Isim - noun - katanama " - yang - "definite" - itu mesti ada - "alif dan lam" - didepannya
 
- macam: الكتاب - alkitaab
- kitab itu
- the book
- "the" tu arab kata "al"
 
Man: Ada "alif dan lam" duduk didepan sekali pada perkataan -noun-isim-katanama-!
- ini tanda -definite- arab
 
Wak: -"Indefinite"- pulak - perkataan yang tanpa ada "alif dan lam" -
- kalo kita guna perkataan sama tapi tanpa "al"
 
- jadi "kitab" aje - كتاب -
- maka maknanya jadi: "a book"
- bukan "the book"
- melayu sebut: "sebuah buku"
- ya'ni satu buku aje
- satu benda!
 
- pada perkataan indefinite - seperti قديم -qadiim
- mana ada " alif dan lam " kan?
- tapi kita tak cakap le: satu buruk!
- pasal? 
- logik le
- itu perkataan  "sifat"
- tak payah le nak kata: "satu yang buruk"
- mengabiskan nafas je!
 
Kemudian. 
Cuba tengok ayat ini pulak: هذا قط - haaza kit
- ini seekor kucing
- this is a cat
- dalam contoh ini:
 
- قط - kit -
- kita terjemah sebagai: 
- a cat
- seekor kucing
- cara tak langsung atau "by default" ia menunjukkan bilangan: "satu" 
 
Man: Hmm... 
Bila "tak definite" atau - "indefinite"
- maknanya - "satu  benda" aje
 
Wak: Kemudian kalo bilangan 2 pula
 
- cuma tambah - انِ -
- jadi kalo "kucing" tadi. Kita cakap dan eja sebagai:
 
قطَّانِ - kittaan 
- 2 cats
- 2 ekor kucing
 
Man: Wak! Macam bunyi ber - "khatan" - ختان - je wak!
 
Wak: Heh engko ni! Melampau! Hah! engko nak kena sunat ke ni?
 
Man: Sorry wak! Bunyi mudah sikit. Kalo tersalah cakap! Datang - ختان -  pulak tu! Kan ada ending- ان -
 
Wak: Ye!
Kalo gitu! Ikut le aku.
 
- Maka mari le kita ambil peluang belajo bahasa arab!
- Kurang2 dalam kubur nanti.
- Boleh juga kata pada malaikat:
- "Hah malaikat! Aku tengah belajo ni. Rupa2nya dah mati ni hai malaikat. Tak habis lagi belajo! Takkan nak siksa aku pulak! Kan nabi dah pesan. Belajo sampai mati. Ada betul tak wahai malaikat?"
- pasal bila kita belajo bahasa arab.
- Takkan boleh habis dengan sekali duduk!
- mesti. Sampai mata tertutup.....
- tertutup pasal ......... tertido - letih belajo
- atau betul2 - tutup mata untuk selama2nya!
 
- إنا لله وإنا إليه راجعون
 
Man: Heh heh heh!
Ada point tu wak...
 
Wak: Kita relaks le dulu. Ye.
 
Jumpa lagi le esok إن شاء الله 
Jika Allaah mengkehendaki
 
Man: إن شاء الله
Jika Allaah mengkehendaki
 
Wak: والله أعلم
- dan Allaah lebih mengetahui
 
إلى اللقاء
- ke pertemuan lain/bye
 
23/11/21
Categories: