Bahasa Arab Persediaan awal 127 - gantinama

Man: اعوذ بالله من الشيطان الرجيم
[Aku berlindung pada Allah dari syaitan yang direjam]
 
بسم الله الرحمن الرحيم
[Dengan nama Allah yang maha pemurah maha penyayang]
 
السلام عليكم
[Kesejahteraan ke atas kamu]
 
Wak: وعليكم السلام
[Dan ke atas kamu juga keselamatan]

بسم الله [bismillaah - dengan nama Allaah]

و [wa - dan] 

بِــ [bi - dengan]

إذْن الله [izin allaah -  izin Allaah]

dapat lagi kita bertemu sekali lagi ye!

Man: نعم [na'am - iye] wak

Wak: طيب [tayib]!

Kemudian kita juga tahu sikit2 tentang:

غدا [ghadan-esok]

اليوم [alyaum - hari ini]

و [wa - dan]

أمس [ams - semalam]

Man: نعم [na'am - iye] wak!

Wak: حسنًا [hasanan]

أمس [ams - semalam] kita tengok tentang gantinama - aku - أنا - ana
Apa yang engko ingat?

Man: Hohoho...
Bila "ana" disambungkan dengan "nama orang"

أنا يُوسُف - ana yuusuf - Aku Yusuf
Hah! Kali ini kita dapat dah satu ayat ringkas arab!

Wak: Memang betul! Ia sudah jadi betul2 ayat yang legitimate. Yang sah. Ini tak salah pun. Ini bukan lagi bahasa rojak!

Satu lagi yang aku nak tambah sikit. 

Kata le kita ada perkataan - ustaaz!
Kita dah tahu maknanya - memang 'ustaz' le. Gelaran orang. Pangkat orang!

Maka kita pun boleh kata:

أنا أستاذ - ana uztaaz - aku ustaz

Man: أنا أستاذ - ana uztaaz - aku ustaz

maknanya kita boleh juga cakap:

أنا أستاذة - ana ustaazah
- kata le! kalo kita ini dah jadi betina

Wak: Ye ye ye!

Man: أنا فافا - ana fafa - aku papa

أنا ماما - ana mama - aku mama

Wak: Ye. 
Gitu juga kan. Kalo kita pergi ke sekolah2 ugama. Guru besonya dipanggil - مُدِير - mudiir = guru beso.

Kita boleh tapalkan pada:  أنا - ana = aku.

أنا مُدِير - ana mudiir 
- maknanya aku ini seorang mudiir
- aku adalah seorang guru beso

Man: أنا مُدِير - ana mudiir 
- aku adalah seorang mudiir
- aku adalah seorang guru beso

Jap wak. Kenapa timbul 'seorang' tu wak?

Wak: Aku dah lupa! Ada ke aku cakap dulu....

Kalo aku kata : قَلَم - qalam
- retinya "sebatang qalam"

kalo: القَلَم - alqalam = the pen
- pen yang tertentu itu

Yakni. Kalo kita nampak : كُرْسِي [kursi]

maknannya : sebuah kerusi

Tak pe le. Ini dalam peringkat berjinak2 dulu. Tak ingat pun tak apa.

Man: Hmmmm.....

Wak: Mula dulu kita kata : 

اما - ana [aku] kita sambungkan dengan nama orang

أنا كريم - ana kariim - aku Karim
ini dah jadi ayat betul 

أنا كريمة - ana kariimah - aku Karimah
- nama orang betina ni

Man: Ye ye ye

ayat betul:

1. ana + nama orang

أنا كاسيم - ana kasiim - aku Kassim

أنا سعدية - ana sa'diyah - aku Sa'diyah

2. ana + nama gelaran orang

أنا أستاذ - ana ustaaz - aku ustaz

أنا أستاذة - ana ustaazah - aku ustazah

Wak: Ye kita sambung lagi غدا [ghadan-esok] le ye!

Man: إن شاء الله - inshaa allaah

Wak: حسنًا - hasanan

إن شاء الله - 
Jika Allaah mengkehendaki

- kita jumpa lagi غدا - ghadan

والله أعلم
- dan Allaah lebih mengetahui
 
إلى اللقاء
- ke pertemuan lain/bye

12/3/22
https://dinobytes.info/v2/content/bahasa-arab-persediaan-awal-himpunan-s...

Categories: