Bahasa arab persediaan awal 142 اِنِّي bahahgian II
Man: اعوذ بالله من الشيطان الرجيم
[Aku berlindung pada Allah dari syaitan yang direjam]
بسم الله الرحمن الرحيم
[Dengan nama Allah yang maha pemurah maha penyayang]
السلام عليكم
[Kesejahteraan ke atas kamu]
Wak: وعليكم السلام
[Dan ke atas kamu juga keselamatan]
بِسْمِ الله و بِإِذْنِ الله
- bismillaah wa bi izinillaah
- dengan nama Allah dan dengan izin Allah
الحمدلله - alhamdulillah - segala puji bagi allah
dapat lagi kita bertemu semula ye!
Man: نعم [na'am - iye] wak
Wak: طيب [tayib - ok]!
اليوم [alyaum - hari ini] kita masih lagi bercakap tentang اِنِّي [innii]
dengan makna yang bermaksud: - sesungguhnya aku....
Man: نعم [na'am] wak!
Wak: Fungsi إِنِّي [innii] ialah:
- untuk menguatkan atau menekan pada "aku"
- pada "aku" yang jantan dan yang betina
- atau kes yang dua2: jantan dan betina pakai perkataan yang sama!
إِنِّي جميلة [innii jamiilah]
- sesungguhnya aku[untuk betina] ini seorang yang comel
إِنِّي أستاذة [innii ustaazah]
- sesungguhnya aku[bagi betina] ini seorang uztazah
Misal2 ini tadi ialah "aku" yang didatangkan untuk "aku" betina ye! Ingat!
Kalo "aku yang jantan" buang aje le "ta marbuutah" diakhir perkataan yang tadi tu ye!
Man: Hmmmm.... Untuk meng"emphasized"kan "diri sendiri" le ni...
- hehehe... tak "hidung tinggi" ke tu wak?
Wak: Dah memang arab tu suka membeso2kan sesuatu. Nak kata apa. Kita kena ikut je le perangai arab bila bercakap arab! Jadi ambik perhatian ye!
Man: Mmmmm....gitu pulak pulak perangai arab ye wak?
Wak: Ingat lagi ye!
Man: Nak ingat apa pulak wak?
Wak: Yang pada perkataan "aku" bila dipendekkan dan ditenggekkan pada bontot sesuatu perkataan akan timbul pulak hanya huruf " ي [huruf ya] " saja. Boleh engko datangkan resionalnya.
Man: Resonalnya? Apa makna wak ni? Tak faham wak!
Wak: Gini. Macam هو [huwa - dia jantan itu]
- kita ambik kepala huruf pada perkataan - huwa]
- hurufnya iaitu huruf "ha"
- tak hebat tu
- ambik "kepala"nya saja
- macam kepala keluarga....hehehe....
Pada هي [hiya - dia betina itu]
- mula. Kita buang titik pada huruf " ي " jadi " ى "
- "ya" yang tak bertitik ini pun "alif"seperti "alif" biasa
- akhirnya bila dibunyikan jadi "haa"
ثم [thumma - kemudian] kita dah boleh tenggekkan pada bontot apa2 perkataan
macam: كتابُهُ [kitaabuhu] = kitabnya
- "nya" disini maknanya : kitab itu kepunyaan dia jantan yang itu
كتابُها - kitaabuhaa = kitabnya
- "nya" disini pulak maksudnya : kitab itu kepunyaan dia betina yang itu
Sekarang. Pada " ي " yang boleh bertenggek dibontot sesuatu. Cuba engko teka. Agak2. Dari mana arab jumpa binatang ini?
Man: Hmmmm... oooo..... أنا [ana]
Apa kata kalo:
- "alif" yang ada pada akhir perkataan - أنا [ana]
- ditukokan dan jadikan dulu " ى " jadi " أنى " masih bunyi "ana". Tapi cuba bubuh titik pada "ya"
- macam kes " ي " pada " هي - hiya "
- kemudian ambik binatang ini pulak!
- maka kita boleh tengekkan ia pada mana2 perkataan!
- mithal : كِتابي [kitaabii]
- kitab saya - tak ira jantan ke betina. Dah jadi hunsa. Hohoho....
Wak: Haah. Itu le yang aku nak engko ingat.
- "kata pendek" yang arab dah buat
- boleh dilekatkan pada bontot apa2 perkataan
إنَّهُ كتابي [innahu kitaabii]
- sesungguhnya[kitab] itu, ia itu kitab aku[punya-jantan/betina pun ia] !
Man: Hohoho ... ini dah naik komplek wak!
إنَّه أستاذي [innahu ustazii]
- sesungguhnya[ustaz] dia[ustaz jantan tu] ialah ustaz-ku
Wak: Memang! Gitu le konsepnya. Kan mudah bahasa arab ni - kan kan kan?
إنَّها أستاذتي [innahaa ustaazatii]
- sesungguhnya[ustazah] dia[seorang betina itu] adalah ustazah-ku[aku punya - tak kira aku jantan/betina]
Makna " إنَّ '" hanya nak emphasized-kan aje.
- penekanan
- penegasan
Man: Hmmm.... pengsan wak! Macam dah advanced sangat dah ni wak. Kan wak kata kita cuma nak tengok bayang bahasa arab aje! Ini.....pengsan wak!
Wak: Kalo engko buntu. Tak apa. Dengo je. Nanti bila kita sekolah tentang ini. Aku ulang2 lagi.
Maka apa yang aku nak katakan ialah:
- bahawa bahasa arab ini banyak logiknya
- jadi jangan takut
- relak2
- jangan stress
- ambik jalan mudah...
Man: Senang cakap dari keadaan sebetulnya tak wak?
Wak: Tak juga. Hmmmm.....
Kalo dah gitu. Aku rasa. Bio le kita berenti dulu ye!
Kita sambung aje غدا [ghadan-esok] ok?
Man: إن شاء الله [inshaa allaah] wak!
Wak: حسنًا [hasanan]
إن شاء الله [inshaa allaah]
Jika Allaah mengkehendaki
- kita jumpa lagi غدا [ghadan]
والله أعلم
- dan Allaah lebih mengetahui
إلى اللقاء
- ke pertemuan lain/bye
27/5/22
https://dinobytes.info/v2/content/bahasa-arab-persediaan-awal-himpunan-s...
