Bahasa arab persediaan awal 153 - لـ - la [bunyi pendek] V
Man: اعوذ بالله من الشيطان الرجيم
[Aku berlindung pada Allah dari syaitan yang direjam]
بسم الله الرحمن الرحيم
[Dengan nama Allah yang maha pemurah maha penyayang]
السلام عليكم
[Kesejahteraan ke atas kamu]
Wak: وعليكم السلام
[Dan ke atas kamu juga keselamatan]
بِسْمِ الله و بِإِذْنِ الله
- bismillaah wa bi izinillaah
- dengan nama Allah dan dengan izin Allah
الحمدلله - alhamdulillaah - segala puji bagi allah
dapat lagi kita bertemu semula ye!
Man: نعم [na'am - iye] wak
Wak: طيب [tayib - ok]!
اليوم [alyaum - hari ini]. Kita masih lagi dalam bab - لـ - la - yang berbunyi pendek tu ye!
Man: Hohohoh. Asyik Tergenda aje ye wak! Nak kata amacam ye wak. Keadaan.
Wak: Ye ye ye... bio slow asalkan engko boleh nampak sikit2 keistimewaan bahasa arab ini ye engko!
Man: نعم - na'am - wak!
Wak: نعم - na'am -
Tadi aku telah tersebut perkataan: "bab". Kata ini kita dah maklum pun.
Haah. Dengan tak langsung. Itu le "kata baru" untuk hari ini. Arab tulis macam ini:
باب - baab . Ada - alif - tu. Bunyikan panjang!
ia boleh diertikan:
1. باب - baab = chapter / isu
Jadi bila aku kata "bab -la-". Maknanya:
- chapter tentang -la-
- atau isu tentang -la-
- gitu le agaknya!
Man: طيب [tayib - ok]. باب - baab- maknanya = "chapter / isu / perkara" dan yang seumpamanya
Wak: Kedua: باب - baab - boleh juga dimaknakan sebagai = "pintu" atau spesifiknya - "sebuah pintu"! Bubuh le penjodoh bilangannya yang betul.
Man: Haah. Makna ke-2 yaitu : باب - baab = "sebuah pintu / a door"
Wak: طيب [tayib - ok] الآن - al aan - kita berbalik pulak pada - la - yang pendek tu.
Sebelum itu engko nak tanya apa2 tentang -la- tu engko!
Man: نعم - na'am - wak! Sebelum itu memang saya nak tanya wak. Tapi asyik terlupa. Terleka dengan -pelajaran - kita. Konon je wak! Huhuhuh sekolah?
Wak: Teruskan....
Man: Kan wak kata hari itu yang :
ل + ي = لي
berbunyi : "lii" bunyi panjang. Maknanya "aku punya"!
Wak: Mungkin boleh juga dimaknakan - "untuk aku / bagi aku" atau pedekkan lagi "untukku / bagiku"
Tapi lepas tu berbunyi "baris atas" macam :
له - lahu = dia - lelaki itu punya. "huwa" punya
لها - lahaa = dia - perempuan itu punya. "hiya" punya
لك -laka- dan لك -laki= = engko punya - untuk "jantan/betina". "anta" dan "anti" punya. Eh bunyi macam "laki-bini" heheheh!
Sekarang soalan saya :
- Apasal pada -lii- maknanya" " aku punya"! Yang ini pakai "baris bawah"!
Tapi yang lain tu - semuanya "baris atas". Apasal wak?
Wak: Aduuuh. Payah juga soalan engko ni! Tak terjawab aku engko!
mmm.... suka hati arab le tu!
Sebeno. Aku pun tak tahu sangat. heheheh....!
Man: Hai. Pelik wak! Apasal tak tahu.
Wak: Cikgu mati sebelum habis belajo engko! Baik. Baik. Baik. Gini je le ye! Perkataan itu sememangnya boleh di"baris atas" dan "boleh dibaris bawah". Entah2. Asalnya memang bari "baris bawah" tak?
لِــــ - li - dengan maksud "bagi / untuk / kepunyaan"
Misalnya. Seperti yang aku cakap dulu:
- Ada seseorang sedang memang sesuatu. Digoyang2kannya benda tu. Dan dia berkata - :
لِـمَنْ؟ - liman?
- siapa punya?
Kalo aku yang jawab "aku punya". Cakap dalam bahasa arab kena sebut : لِـي - lii = aku punya
- kira dah betul le.
- dalam soalan kita pakai - li - untuk -li + man-!
- jawabnya untuk "aku" pun - lii = aku punya - . ikut je macam soalan!
- atau boleh tak kita kata : huruf "lam" bila diikuti dengan huruf "ya" - secara natural-nya berbunyi "lii"
- tak logik le kalo arab kata "lai". Dah bunyi china pulak: "lai lai lai.... mari mari mari. Ada amoi cantik sini. lai lai lai . Tak mau ke..."
tapi pada "huwa" terkeluo pulak : "lahu" - pakai -la- pendek ber"baris atas"
pada "hiya" pun terkeluo : "lahaa" -la- pendek ber"baris atas"
dan seterusnya ...
Macam soalan engko. Apasal ye?
Dalam alquran kan ada dalam ayat kursi berbunti..... Eh! aku dah beri contoh ke sebelum ini tak?
لَهُ ما في السماوات وما في الارض
- maknanya sebiji2
- kepunyaannya apa di langit2 dan apa di bumi
- atau dalam bahasa kita hari2: apa2 yang ada dilangit dan dibumi semuanya kepunyaan Allah
- diini Allah pakai "lahu"
kemudian kalo engko pergi ke "surah ali-imraan"
قال يا مريم أَنَّى لَكِ هذا
- dia berkata : O Maryam dari mana "bagimu/untukmu/padamu" ini
- "laki" dimaknakan = "bagimu / bagi engko [betina] /padamu" dan sejenisnya...
dan banyak lagi contoh2 -la- berbaris atas" tu. Cuba engko teliti pada alquran. Pasti engko akan jumpa - la - pendek yang ber"baris atas" ini.
Hmmm.... Melak. Yang asal2nya pun dari - "li - pendek" ber"baris bawah". Yang mana. Maknanya pun serupa aje!
Kemudian cuba perhatikan. Kita akan jumpa : لله - lillaah = "bagi/untuk/kepunyaan allaah"
للمسلمين - lilmuslimiin
للمسلمات - lilmuslimaat
semua ini - lam - yang ber"baris bawah" bunyi -li-! Itu contoh2 yang Allaah ajo tu!
Man: Hmmm... pening - pening - pening - le wak.
Wak: Tak ah. Kita kena ingat. Alquran itu ada le sebagai "panduan utama" kita. Tengok aje le disitu. Panduan sebeno2nya untuk "bahasa arab" dan hukum "hidup" didunia!
Man: Eleh wak. Bila kita baca alquran. Mana kan kita nak teliti satu2 perkataan. Kita main baca terus laju2 aje. Sebab. Konon nak khatam secepat mungkin. Bila dah khatam. Dapat pahala beso. Sejuk mak-bapak dalam kubur tu! Kan wak?
Wak: Eleh! Nak tahu tentang bahasa alquran - sepatah cakap ustaz2 tu. "Kita kena le menelaah sikit". Dari segi makna. Dari segi bahasa. Dari segi susunannya. Daripada iktibar darinya!
Man: Hmmmm...bingung wak! Dah naik bebal ni wak!
Wak: Tapi. Bio aku bagi engko sikit klu.
- kalo - lam - disambungkan pada - singkatan pronoun
- pakai le -lam- yang ber"baris atas". Misal "lahu" "lahaa" dan sebagainya...
- selain dari itu. Pakai -lam- dengan "baris bawah"! Macam: "lillaah" "lilmuslimiin" "lil muslimaat"
Dengan makna "lam" : "bagi /untuk / kepunyaan" dan yang yang sebangsa dengannya!
Man: Benak wak! Aduuuuuh.....biul....bingung...bebal....oh wak!
Wak: Tak apa. Ingat je. Kita ini kan baru aje dalam "باب - bab" nak -appreciate- bahasa arab. Sekarang ni kalo tak tahu atau tak dapat apa2 pun. Tak apa! Lambat laun dapat juga nanti. Inshaa allaah.
Man: Hohoho selamat!
Wak: Jadi kesimpulanya engko. Kita ada:
- "laa" - panjang yang membawa makna : "tiada /tidak /tak" dan apa yang sejenisnya. Ini semacam kes "menidakkan"
- "la" - pendek membawa makna : "kepunyaan / untuk / bagi" dan seterusnya
- gitu juga kena ingat : -li- pendek. Pun sejenis dengan "la" pendek tu juga
طيب [tayib - ok] kita sambung lagi esok pulak ye
Man: Baik wak. Nanti saya cuba2 ingat apa yang wak cakap kalo boleh! Kalo tak masuk otak. Cakap je. "No hal"
Wak: تمام - tamaam
Kita sambung غدا [ghadan] aje le!
Man: خلص - khalas!
Wak: Jumpa غدا [ghadan - esok] ye!
Man: إن شاء الله [inshaa allaah] wak!
Wak: حسنًا [hasanan]
إن شاء الله [inshaa allaah]
Jika Allaah mengkehendaki
والله أعلم
- dan Allaah lebih mengetahui
إلى اللقاء
- ke pertemuan lain/bye
16/6/22
https://dinobytes.info/v2/content/bahasa-arab-persediaan-awal-himpunan-s...
