Bahasa arab persediaan awal 160 - isim.
Man: اعوذ بالله من الشيطان الرجيم
[Aku berlindung pada Allah dari syaitan yang direjam]
بسم الله الرحمن الرحيم
[Dengan nama Allah yang maha pemurah maha penyayang]
السلام عليكم
[Kesejahteraan ke atas kamu]
Wak: وعليكم السلام
[Dan ke atas kamu juga keselamatan]
بِسْمِ الله و بِإِذْنِ الله
- bismillaah wa bi iznil laah
- dengan nama Allah dan dengan izin Allah
Jap ye! Aku nak ubah sikit pada ayat ini.
Man: Nak ubah?
Wak: Daripada:
بِسْمِ الله و بِإِذْنِ الله
- bismillaah wa bi iznil laah
- dengan nama Allah dan dengan izin Allah
Cuba engko perhatikan ini:
بِسْمِ الله و بِإِذْنِهِ
- bismillaah wa bi iznih
- dengan nama allah dan dengan izinnya
Engko nampak tak! Aku tak mau lagi sebut Allah buat kali ke-2. فأنا - fa ana [maka aku]:
- gantikan Allah yang ke-2 dengan gantinama "huwa" atau kata singkatnya ialah "hi"
- sepatutnya, bunyi asalnya ialah "hu"
- tapi arab dah tuko jadi "hi" sebab sebelumnya ada bunyi "ni" - dari "bi izni"
- melaknya arab lebih suka bunyi "bi izinih"
- sedap sikit agaknya, daripada cakap "bi iznihu"., berbelit lidah!
- ye! kalo kita matikan huruf akhirnya pun, bunyinya jadi: "bi izinih",
- walaupun daripada kata penuh "bi iznihu" atau "bi iznihi". bila ending mati tetap bunyi "bi iznih"
- tapi antara "bi iznihu" atau "bi iznihi", agaknya arab lebih sedap nak dengo bunyi "bi izinihi"
- kan sesuai dengan "bi iznih" tak?
Man: Pelajaran hari ini ialah...
Wak: Sebut اليوم - al yaum - untuk membiasakan lidah!
Man: Yeyeyeh! Pelajaran اليوم - al yaum - ialah:
بِسْمِ الله و بِإِذْنِ الله
- bismillaah wa bi izinillaah
- dengan nama Allah dan dengan izin Allah
diganti pulak dengan:
بِسْمِ الله و بِإِذْنِهِ
- bismillaah wa bi iznih
- dengan nama allah dan dengan izinnya
Hohohoh. Entah boleh ingat ke tidak. Entah!
Man: Tak ingat pun tak apa. Cuma. Cuba latih le menyebutnya banyak2 kali, supaya lancar lidah tu!
Man: طيب - tayib - wak!
Wak: الحمدلله - alhamdulillaah - segala puji bagi allah
Man: الحمدلله - alhamdulillaah wak
Wak: طيب [tayib - ok]!
اليوم [alyaum - hari ini] Aku nak قصة - qisahkan tentang noun - "katanama" atau isim - اسم
Man: Hmmmm.... قصة - qisah apa ye wak?
Wak: Kalo pun aku dah sebut sebelum ini. Bio. Mungkin kita jadikan ia sebagai ulangan!
Man: Saya tak ingat sangat le wak. Sorry!
Wak: لا بأس - laa baas
حسنًا - hasanan
Kalo aku kata: مسجدٌ - masjid
Ambil ingat:
- melayu cakap - masjid - juga pun. Satu perkataan yang makna sama!
- maka tak ada apa2 perbezaan perkataan itu antara arab dan melayu kan!
- tapi kalo cakap orang putih erti: مسجدٌ - masjid ialah : a mosque
- tengok baik2. Ada perkataan "a" disitu. Itu menunjukkan ada cuma "satu masjid" aje!
- Maka arab pun faham macam orang putih juga!
- bila dikatanya: مسجدٌ - masjid
- kita mesti ingat: - مسجدٌ - masjid - "sebiji masjid"
Man: مسجدٌ - masjid. Makna yang tepat ialah "sebuah masjid"
Wak: Kalo aku kata : كتابٌ - kitaab
- melayu mesti faham....?
Man: كتابٌ - kitaab - retinya: "sebuah kitab"
Wak: ديوانٌ - diiwaan
Apa ke sepatutnya melayu mesti faham?
Man: ديوانٌ - diiwaan - melayu mesti faham " sebuah dewan "
- "sebuah dewan"! Bukan dua atau tiga dewan!
Wak: Ye! Sememangnya melayu ni kadang2 tak nak sebut dengan perkataan berjela2:
- "sebiji dewan"
- memadai le dengan sebutan "dewan" sahaja. Kan! Retinya "sebiji dewan" le tu!
Man: Ye wak. Pasal apa nak sebut panjang2. Kata "dewan" je cukup. Kan kita dah faham itu retinya: "sebuah dewan" le tu! Kalo banyak mesti kita kata "dewan2".
Wak: Yeyeye....
Jadi pelajaran kita untuk اليوم - alyaum - ialah :
مسجدٌ - masjid. Ingatkan ia sebagai : "sebiji masjid"
كتابٌ - kitaab. Masukkan dalam hati : "sebiji kitab"
ديوانٌ - diiwaan - "sebiji dewan"
Gitu le kita kena ambik ingat ye!
Man: Baik wak!
Wak: Dengan itu kita jumpa lagi غدا - ghadan ye!
Man: شُكْرًا - shukran wak!
Wak: عفوًا - afwan
خلص - khalas!
Kita jumpa lagi غدا - ghadan - ok?
Man: إن شاء الله [inshaa allaah] wak!
Wak: حسنًا [hasanan]
إن شاء الله [inshaa allaah]
Jika Allaah mengkehendaki
- kita jumpa lagi غدا [ghadan]
والله أعلم
- dan Allaah lebih mengetahui
إلى اللقاء
- ke pertemuan lain/bye
17/7/22
