Bahasa arab persediaan awal 161

Man: اعوذ بالله من الشيطان الرجيم
[Aku berlindung pada Allah dari syaitan yang direjam]
 
بسم الله الرحمن الرحيم
[Dengan nama Allah yang maha pemurah maha penyayang]
 
السلام عليكم
[Kesejahteraan ke atas kamu]
 
Wak: وعليكم السلام
[Dan ke atas kamu juga keselamatan]

بِسْمِ الله و بِإِذْنِهِ
- bismillaah wa bi iznih
- dengan nama allah dan dengan izinnya

في الامس - semalam - kita tengah tengok tentang - قصة - qisah - isim - اسم

Kalo aku kata : أستاذ - ustaaz
Maka kita mesti tanamkan dalam hati kita .... apa engko?

Man: أستاذ - ustaaz
- mesti tanamkan dalam hati ya'ni : a teacher - seorang ustaz - kena ingat "ada seorang" disitu
- yang mana arab dah embedded-kan perkataan "a"  dalam : أستاذ - ustaaz
- itu adalah satu penjimatan kan wak!

Wak: ممتاز - mumtaaz - excellent - engko!

بارك الله فيك - baarakal laahu fiik
- allah memberkati dalam engko
- moga allah memberkati engko

Ingat ye! فيك - fiik: tu maknanya : "dalam engko" yang kita ganti retikan : "pada engko"

Man: Le lari jauhnya makna perkatan tu pergi! Boleh pulak : فيك - "dalam engko" dijadikan : "pada engko"?

Wak: حسنا - hasanan. Tak usah kesah sangat perkara tu!

Perkara ke-2 pada - isim - اسم - noun :

Kitaab  : كتابٌ - disebut penuh sebagai "kitaabun"
- huruf akhir berbaris dua didepan. Kita bunyikan tanpa wakaf!

Man: Jadi. Sebenonya huruf ending bagi - isim - اسم - noun - ia mesti bertanwiin baris depan.
- tapi kebiasaannya ending satu2 perkataan kita wakafkan. Tak le kita dengo bunyi tanwiinnya tu. Macam mengaji bila wakaf. Ye wak?

Wak: نعم - na 'am - Iye. Cuma engko ambik perhatian le tu ye! 

Kalo kita ada perkataan : محمدٌ - muhammad
- huruf akhir mesti bunyi apa engko?

Man: محمدٌ - muhammad - huruf akhir, sepatutnya tanwiin atau berbaris 2 didepan
- jadi bunyi penuhnya ialah : "muhammadun"

Wak: حسنا - hasanan 

Kalo aku cakap : قاموسٌ - qaamuus - retinya "kamus" le - a dictionary
tapi kita mesti ingat apa ye?

Man: قاموسٌ - qaamuus
1. melayu mesti cakap - "sebuah kamus" kalo tak cakap pun. Tak apa. Ingat je le dalam hati seperti itu ye!
2. huruf akhir perkataan itu mesti : bertanwiin baris depan
- jadi le bunyi sepenuhnya ialah : "qaamuusun"

Hehehe mudah le wak. Tak?

Wak: Kalo gitu, kita berenti dulu le! 

Jumpa lagi غدا - ghadan ye!

Man: شُكْرًا - shukran wak!

Wak: عفوًا - afwan

خلص - khalas!

Kita jumpa lagi غدا [ghadan - esok] ok?

Man: إن شاء الله [inshaa allaah] wak! 

Wak: حسنًا [hasanan]

إن شاء الله [inshaa allaah]
Jika Allaah mengkehendaki

- kita jumpa lagi غدا [ghadan]

والله أعلم
- dan Allaah lebih mengetahui
 
إلى اللقاء
- ke pertemuan lain/bye

17/7/22

Categories: