Bahasa arab - Teroka 129 - perangai ayat arab!
Man: اعوذ بالله من الشيطان الرجيم
[Aku berlindung pada Allah dari syaitan yang direjam]
بسم الله الرحمن الرحيم
[Dengan nama Allah yang maha pemurah maha penyayang]
السلام عليكم
[Kesejahteraan ke atas kamu]
Wak: وعليكم السلام
[Dan ke atas kamu juga keselamatan]
بِسْمِ الله و بِإِذْنِهِ
[bismillaah wa bi iznih = dengan nama Allaah dan dengan izinnya]
Berilah perhatian pada benda2 ini iyer engko :
Kata "perbutaan" yaitu : فِعْل [fe'el - singular] atau افْعال [af'al - plural] yang kita dah diberi ialah:
ذهب إلى [zahaba ilaa = "huwa" telah pergi ke]
خرج مِن [kharaja min = "huwa" telah keluo dari]
قال [qaala] = "huwa" telah berkata]
جَاءَ [jaa a] = "huwa" telah datang
لكن [laakin - tapi] .... Sebut - laa - panjang. Walaupun di situ tak ada "alif" selepas "lam". Kalau dalam quran - memang nampak - ada tanda tiang kecik selepas "lam"
حسنًا [hasanan] - mari kita tengok balik pada fe'el : ذَهَبَ [zahaba]
Amacam kita nak tahu apa sebenonya maksud fe'el ini hah? حسنًا [hasanan] - tengok ini :
- ia adalah fe'el [perbuatan] past tense
- ia terkhas bagi pronoun "huwa"
- maknanya dalam balam melayu = telah pergi
- tapi yang baiknya - kita kena sebut sederet seperti ini:
- "huwa" telah pergi
- huwa melayu kata : dia jantan
- dalam bahasa orang putih kita nampak terang :
- "he had gone"
- salahnya - dalam bahasa melayu - kita tak ada "he" - kita cuma ada "dia"
Maka kalo kita tenung kata2 berikut. Munkin kita boleh faham tak!
أين عثمان؟ [aina uthmaan?]
- mana Uthman?
ذهب [zahaba] - dalam bahasa arab ini dibenarkan!
- huwa telah pergi
- dia [m] telah pergi
Disini kita boleh ajer kata - pakai satu perkataan ajer dah ok! Pasal?
- pasal - kan maknanya dah beri :
- huwa telah pergi.
- dan ini pun dah lengkap - kita pun dah boleh faham
Man: Nak tanya sikit wak?
Wak: Iyer.
Man: Kata wak! Dalam جملة فعلية [jumlah fe'liyah] - yaitu : ayat yang bermula dengan fe'el. Ia mest ada :
- formula : fe'el - faa'el - mafuul bih
Disini kita cuma ada satu komponen ajer wak!
Wak: Iyer satu komponen jer yang ada. Tapi sebetulnya pada fe'el itu sudah ada :
- fe'el + faa'el : dah siap ada dua komponen disitu
- faa'el = tukang buat kerja - "telah pergi" - dah pun termasuk sekali dalam fe'el
- dan kan aku dah cakap - kita kena maknakan yaitu :
- "huwa" telah pergi
- susun betul2 ikut table yang diberi mula2 tadi : "huwa" dulu dan disambung dengan "telah pergi"
- yaitu secara otomatik "huwa" termasuk - dan dia ler pembuatnya!
- atau dalam kata lain: "huwa" itu adalah "faa'el" tukang buat kerja untuk itu.
- akhirnya kita akan kata :
- sebetulnya dalam "fe'el" itu memang dah ada pun "huwa" tersimpan sekali sebagai pembuatnya
Man: Hmmmm... juling bijik mata wak! Dah naik kompius
Wak: Aku nak cakap. Perbuatan " pergi " itu. Kan mana ada "sesuatu" yang kena pada "pergi". Atau "pergi" tak perlu objek pun!
Lain ler macam : "dia dah makan nasi"
- "nasi" itu benda yang kena "makan" - jadi objek
Berbalik pada "pergi". Boleh kita adakan "pergi apa?" macam "makan" - "makan apa?"
- kan biol kita... kan kak kan. Ini bahasa abenda?
Maksud aku - kata "pergi" - memang tak ada "objek". Orang putih kata dia itu:
- intransitive verb
- verb yang tak perlu ada "objek" - yang kena buat!
Man: Aduuuuuh... ini kes bahasa pulak wak. Pening....
Wak: Sikit ajer ni. Cuma nak bagi tahu engko - ada fe'el tak perlu objek. Itu ajer
- sebab itu ker yang engko rasa biul? Relaks!
Man: Iyer wak. Biol biol biol .....
Wak: Kalo gitu خلص [khalas]
حسنًا [hasanan] تمام [tamaam]
Jumpa lagi غدًا [ghadan]
Man: شكرا [syukran] wak!
Wak: عفوا [afwan]
Jumpa غدًا [ghadaan]
والله أعلم
- dan Allaah lebih mengetahui
إلى اللقاء
- ke pertemuan lain/bye
siri : 230719
https://dinobytes.info/v2/content/himpunan-bahasa-arab-baru-terokabahasa...
