Bahasa arab - Teroka 132 - perangai ayat arab!

Man: اعوذ بالله من الشيطان الرجيم
[Aku berlindung pada Allah dari syaitan yang direjam]
 
بسم الله الرحمن الرحيم
[Dengan nama Allah yang maha pemurah maha penyayang]
 
السلام عليكم

[Kesejahteraan ke atas kamu]
 
Wak: وعليكم السلام
[Dan ke atas kamu juga keselamatan]

بِسْمِ الله و بِإِذْنِهِ
[bismillaah wa bi iznih = dengan nama Allaah dan dengan izinnya]

Aku ingatkan - berilah perhatian pada benda2 ini - engko :

Kata "perbutaan" - فِعْل [fe'el - singular] atau افْعال [af'al - plural] yang kita dah nampak ialah: 

ذهب إلى [zahaba ilaa = "huwa" telah pergi ke]

خرج مِن [kharaja min = "huwa" telah keluo dari]

قال [qaala] = "huwa" telah berkata]
 
جَاءَ [jaa a] = "huwa" telah datang]

حسنًا [hasanan] 

- untuk اليوم [alyaum = hari ini] 
- kita masih lagi berlatih dalam kes fe'el:
- kan kita dah boleh penuhkan lima slot dalam past tense - tu kan?

Engko ingat lagi tak tentang جاء [jaa 'a] = "huwa" telah datang
Amacam jadual yang lima baris tu - engko?

Man: Leh wak! Dah naik lupa ler wak. Itu ler - bahana belajo semacam sambil lewa ajer! Tak bersungguh2. Hah kan dah kena sebijik tu kan!

Wak: Mmmmm. Nak kata apa iyer? Tak per. Jadi - aku harap - engko tengok ler ini balik2 : 

jaa a

Pandang baik2 pada : anta, anti dan ana!

Man: Iyer wak. Ketiga2 ini - sudah kehilangan huruf "alif"nya - hilang ditelan setan!

Wak: Tak per - ثُمَّ [thumma] - tengok perbualan ini pulak.

قالت : من أين أنت جئتَ؟
qaalat: min aina anta ji'ta?

قال : أنا جئتُ من الصين
qaal : ana ji'tu minas siin

Hah! Cuba engko terangkan - dan apa ker reti percakapan ini?

Man: Ohohoh....

قالت : من أين أنت جئتَ؟
qaalat: min aina anta ji'ta?

Hahahah. Disini - wak dah beri clue.
- yang bertanya tu mesti ler : "betina". Pasal adanya : "qaalat" 
- "hiya" telah berkata : dari mana anta - anta telah datang?
- bunyi tak real betul kan wak?
- patutnya - melayu memang dah faham betul2 
- perbualan itu berlaku dalam past tense
- apa salahnya kita kata: 
- "hiya" telah berkata: engko datang dari mana?
- memang kita pun faham yang "datang" itu - dah lepas. Dan po berlaku "datang" terdahulu !

Saya ada soalan wak?

Wak: نعم [na'am]

Man: Pada - "qaalat: min aina anta ji'ta?"
mmm.. mungkin kah kalo kita cakap begini:
- "qaalat: min aina ji'ta?"
- tinggalkan perkataan "anta" dari situ wak?

Wak: نعم [na'am]
- ada "anta" atau tak - ok jer. Tak mengubah makna pun
- cuma - bila ada tambahan "anta" - nampak gempak sikit ler. Ada "tekanan" pada "anta"

Man: Kemudian pada ayat ke-2

قال : أنا جئتُ من الصين
- qaal : ana ji'tu minas siin
- "huwa" telah berkata : aku telah datang dari Negeri China

Wak: نعم [na'am]

Man: Disini pun datang penekanan selagi lagi - wak.
- "ana" pun boleh ditinggalkan - kan wak?

Wak: نعم [na'am]

Man: Wak! Kalo kita cakap: قال : إنّي جئتُ من الصين
- qaala : innii ji'tu minas siin
- "huwa" telah berkata: sesungguhnya aku ini telah datang dari Negeri China

Wak: Boleh ajer. Lagi kuat emphasis dibuatnya pada "ana"! 

نعم [na'am]

Ini hanya ulangan ajer kan!

Man: نعم [na'am] wak! Sekali sekala. Rasanya baik juga wak ulang2kan yang dah dimakan masa tu kan wak.

Wak: حسنًا [hasanan]  تمام [tamaam]

Jumpa lagi غدًا [ghadan]

Man: شكرا [syukran] wak!

Wak: عفوا [afwan] 

Jumpa غدًا [ghadaan]

والله أعلم
- dan Allaah lebih mengetahui
 
إلى اللقاء
- ke pertemuan lain/bye

siri : 230723
https://dinobytes.info/v2/content/himpunan-bahasa-arab-baru-terokabahasa...

Categories: