Bahasa arab - teroka - 194

Man: اعوذ بالله من الشيطان الرجيم
[Aku berlindung pada Allah dari syaitan yang direjam]
 
بسم الله الرحمن الرحيم
[Dengan nama Allah yang maha pemurah maha penyayang]
 
السلام عليكم

[Kesejahteraan ke atas kamu]
 
Wak: وعليكم السلام
[Dan ke atas kamu juga keselamatan]

بِسْمِ الله و بِإِذْنِهِ
[bismillaah wa bi iznih = dengan nama Allaah dan dengan izinnya]

الآن [al aan] kita nampak bahawa جُمْلة فِعْلِيَّة [jumlah fi'liyah] verbal sentence biasanya mengandungi 3 komponen

link

Kita pun bertanya. Bila ker ketiga2 komponen tu hidup atau ada!

Man: Haah wak! Bila?

Wak: Kita tengok ler pada verb mana yang kita ambik. Kalo kita sebut : قال [qaal] dia telah bercakap ...
- disini memang ler kita boleh ambik ajer apakah kata2 dia telah cakapkan - secara direct
- atau pun kita yang tolong ceritakan bagi pihaknya
yang ini engko dah fahamkan!

Man: Iyer wak
- pertama kita buat quotation
- kedua kita pulak tolong ceritakan

Wak: Jadi memang ada verb yang perlukan objek مفْعولٌ بِه [ma'uul bih] dan ada yang tak perlu!

قال ابي : مَنْ طَبَخَ هذا الطَّعَامَ [qaala abii : man tabakh haazat ta'aam]
bapaku berkata : siapa yang telah memasak ini makanan
atau - siapa masak makanan ini

- perhatikan  : قال ابي [qaala abii]
- 2 komonen dah ada - dimulai dengan قال
- diikuti oleh ابي
- maknanya bahagian objek مفْعولٌ بِه [ma'uul bih] dah diambil oleh kata2 sebenar penutur tu
 
Ok tak - engko!

Man: Ok wak. Disini yaitu object مفْعولٌ بِه [ma'uul bih] telah diambil oleh percakapan sebenar!

Wak: Dalam kata2 itu pulak ada pertanyaan! مَنْ طَبَخَ هذا الطَّعَامَ [man tabakh haazat ta'aam]
- pandang iyer. مَنْ [man] - ia menjadikan ayat selepasnya sebagai  ُمْلة فِعْلِيَّة [jumlah fi'liyah] verbal sentence

Man: طَبَخَ هذا الطَّعَامَ [tabakh haazat ta'aam]
- dia[j] telah memasak makanan ini

Wak: Kalo ikut nahu : طَبَخَ هذا الطَّعَامَ [tabakh haazat ta'aam]

- طَبَخَ [tabakh] - ini adalah komponen pertama
- dia[j] telah memasak makanan ini

- komponen ke-2 ditinggalkan 
- sebab dalam setiap "verb" memang dah tersedia pembuatnya yaitu - dia - huwa - هو

- komponen ke-3 adalah noun seterusnya
- dalam nahu. Perkataan noun ini mesti dalam baris atau berkeadaan "mansuub"
- yaitu huruf akhir noun mesti berbaris atas
- maka هذا [haaza] sepatutnya baris atas
- tapi sebab dia ini pronoun - jangan kacau!

- ثم [thumma] pada الطَّعَامَ atta'aam hah yang ini pada huruf 'mim'nya mesti berbaris atas

Man: طَبَخَ هذا الطَّعَامَ [tabakh haazat ta'aam]
- komponen ke-2 adalah sebagai option - dah ditinggalkan pun 

- هذا الطَّعَامَ hah ini objeknya - yaitu benda yang kena dimasak
- kedua2nya mesti berakhir dengan baris atas
- "haaza" jangan kacau
gitu wak!

Wak: هذا الطَّعَامَ [haazat ta'aam] pakai dua perkataan engko?

Man: Haah

Wak: Eleh cuba engko translate.

Man: هذا الطَّعَامَ [haazat ta'aam]
mmm... this food

Wak: Kan dua2 nouns tu dalam keadaan definite nouns. Maka ... engko sambung cerita!

Man: Maka dia ini belum jadi a complete nominal sentence wak!
- itu sebab saya translate = this food
- haaa amacam wak!

Wak: Setakat ini. Bio aku kata pada engko - tenung lama2 binatang ini sampai muntah!

حسنًا [hasanan = baik] dont play2. Tenung lama2 iyer!

خلص [khalas]
     
Man: Tenung2 sampai muntah! Hmmm.... شُكْرًا [syukran] wak

Wak: عفوا [afwan] Jumpa lagi غدًا [ghadaan]

والله أعلم
- dan Allaah lebih mengetahui
 
إلى اللقاء
- ke pertemuan lain/bye

السلام عليكم

Man: وعليكم السلام

siri : 241124
https://dinobytes.info/v2/content/himpunan-bahasa-arab-baru-terokabahasa...

Categories: