Bahasa arab - Teroka 89 - jadual untuk verb

Man: اعوذ بالله من الشيطان الرجيم
[Aku berlindung pada Allah dari syaitan yang direjam]
 
بسم الله الرحمن الرحيم
[Dengan nama Allah yang maha pemurah maha penyayang]
 
السلام عليكم
[Kesejahteraan ke atas kamu]
 
Wak: وعليكم السلام
[Dan ke atas kamu juga keselamatan]

بِسْمِ الله و بِإِذْنِهِ
[bismillaah wa bi iznih = dengan nama Allaah dan dengan izinnya]

حسنًا [hasanan = baik] في الأمس [fil ams = semalam] نَحْنُ [nahnu = kita] baru sempat tengok خَرَجَ [kharaja] ajer!
Itu past tense verb.

Yang satu lagi patutnya : ذَهَبَ [zahaba]

Man: نَعَم [na'am = iyer] wak! Boleh ler wak teruskan sekarang!

Wak: حسنًا [hasanan = baik]  أنا [ana- aku] akan cerita sekali lagi berdasarkan jadual. Lihat jadual ini iyer!

zahaba

Sebelum  أنا [ana- aku]  tanya engko. Baik aku cerita dulu kan?

Pada row "huwa" kita ada : ذَهَبَ [zahaba] - mesti di-translate seperti : "huwa" telah pergi

Pada row "hiya" kita pun kena kata : ذَهَبَتْ [ zahabat]
- ada "ta' mati" tumpang sebuk dibontot "zahaba" yang asal!
- bila translate mesti cakap : "hiya" telah pergi

أين ابراهيم؟ ذَهَبَ [aina ibraahiim? zahaba]
- mana ibraahiim. "huwa" dah pergi

ذَهَبَ إلى أين؟ ذهب إلي القرية [zahaba ilaa aina? zahaba ilal qaryah]
- "huwa" telah pergi ke mana?
- "huwa" telah pergi ke the kampung

Jadi kawan ذَهَبَ - zahaba ["huwa" telah pergi] adalah: إلى - ila [ke-]

حسنًا [hasanan = baik]! Sekarang engko pulak ceritakan pada aku. Apa ker yang telah berlaku ni!

Man: Aduuuuuh. Pengsan saya wak. Dah ler ini - gigil. Dah naik gagap waaaaaa....  حسنًا [hasanan = baik] sabor jer...

Bila kita jumpa jer past tense verb.
- mula2 buat table
- bila nak translate - amacam nak buat?
- sebut dulu pronoun dia - umpama : "huwa" ker "hiya" ker
- kemudian baru ler ambik makna verb-nya tu

contoh: ذَهَبَ [... telah pergi]
- eh! ini past tense kan?
- maka di-translate-kan ikut - row pertama yaitu untuk "huwa"

- ذَهَبَ [zahaba]
- mesti translate : "huwa" telah pergi

أين رشيد؟ [aina rashiid?] = mana rashiid?

ذَهَبَ [zahaba] = "huwa" dah pergi
- itu yang kita refer-kan daripada table tadi

Tapi saya rasa - bio lekat sikit makna ذَهَبَ [zahaba] - dengan kita tokokkan bersama - preposition-nya:

أين رشيد؟ [aina rasiid] ذَهَبَ إلى الصين [zahaba ilas siin]
- "huwa" telah pergi ke china

Itu untuk "huwa"
Satu lagi. Kalo untuk "hiya" pulak!

أين فريدة؟  ذَهَبَتْ إلى لندن [aina fariidah? zahabat ilaa london]
- bila translate
- masukkan pronoun-nya sekali

- mana fariidah / where is fariidah
- "hiya" dah pergi ke london / "hiya" went to london

Maka. Table itu kita mesti ulang2 selalu. Pasal?
- masa translate. Kita kena gunakan pronoun yang bersetentangan dengan verb tu sekali!
- Hooooh...... Gitu wak......!

خلص [khalas = finished]

Wak: Iyer. Kita berenti dulu - sambung  غدا [ghadan] ajer ler

Man: Iyer wak!  شكرا جزيلا [shukran jaziilan] wak. 

Wak: عفوا [afwan] 

والله أعلم
- dan Allaah lebih mengetahui
 
إلى اللقاء
- ke pertemuan lain/bye

siri : 2300318
https://dinobytes.info/v2/content/himpunan-bahasa-arab-baru-terokabahasa...

Categories: