Bahasa Arab Permulaan 235
Submitted by tokchuk on Fri, 08/20/2021 - 07:50
Man: أعوذ بالله من الشيطان الرجيم
[Aku berlindung pada Allah dari syaitan yang direjam]
بسم الله الرحمن الرحيم
[Dengan nama Allah yang maha pemurah maha penyayang]
السلام عليكم
[Kesejahteraan ke atas kamu]
Wak: وعليكم السلام
[Dan ke atas kamu juga keselamatan]
اهلًا - ahlan
Man: اهلًا بِك - ahlan bik - Ya Wak!
Wak: طيب - tayib.
Ha ah!
Semalam kita dah sebut tentang "mansuub"
- maknanya: perkataan yang ending-nya berbaris atas.
contoh:
إنَّ هذا البرنامَج مناسب للنساء - inna haazaal barnaamaj munaasib lilnisaak
- sesungguhnya program ini, sesuai untuk para perempuan
Man: Masih lagi dalam kes "inna" ye wak
إنَّ هذا البرنامَج مناسب للنساء - inna haazaal barnaamaj munaasib lilnisaak
- sesungguhnya program ini sesuai untuk para perempuan
Wak: Sekarang cuba engko kata. Perkataan mana ke yang sepatutnya dah jadi "mansuub"?
"mansuub" - maknanya: perkataan yang ending-nya berbaris atas
Man: Mmmmm.... sepatutnya perkataan yang dah jadi ialah - pada subjek atau isim selepas "inna"
jadi. lepas "inna" kita jumpa:
- "haazaa" - huruf "alif" tu baris apa ye...
Wak: Ye!
- Mula2 kita cari mana dia - subjek - bagi ayat ini
- kita nampak ada gabungan dua perkataan yang "definite"
هذا البرنامَج - program ini / this program
- haazaa - definite noun - arab yang kata gitu!
- al barnaamaj - pun - definite - sebab ada "al"
maka kedua2 ini mesti sudah jadi "mansuub"
- sebab: ini "isim" atau subjek selepas "inna"
- tapi amacam nak "bariskan atas" pada "haazaa" boleh ke?
- mana boleh! arab marah! Jadi kita cuma cakap:
-- ah! tak apa. bio kan. sebab arab marah kalo kita usik "haazaa"
-- maka kita kata lagi - Sepatutnya - "haazaa" ini dalam keadaan mansuub
-- yang mana kita tak nampak sebetul2nya dia ni mansuub
-- kita cuma konon2kan dia ni mansuub
-- jadi mansub khayalan aje
Man: Leh! "haazaa" boleh dikonon2kan pulak! Pelik le wak
Wak: Ye! Kita biokan si-haazaa ni
- kemudian tengok "al barnaamaj"
- hah ini tak ada masalah
- kita boleh aje jadikan ia mansuub
- bubuh je baris atas pada huruf ending-nya iaitu pada "ha"-nya
Man: Bila "inna" timbul
- subjek mesti jadi mansuub
- arab yang suruh begitu
kemudian prediket ayat bermula dari : munaasib - melayu cakap: munasabah
- jadi jangan usik. Biokan.
- sebab dia dah jadi prediket
Wak: Kesimpulan.
Ayat ismiyah terbentuk dari:
ayat ismiyah = subjek + prediket
bila datang "inna"
- dia ni menguatkan tumpuan kita pada - subjek aje
- sebab bila subjek dah kuat : kita berilah dia tanda "baris atas" pada perkataan ini
- perkataan yang berbaris atas - arab namakan "mansuub"
Man: Kesimpulan:
ayat ismiyah = subjek + prediket
ayat ismiyah orang puteh namakan: nominal sentence
bila "inna" datang
- subjek akan jadi tumpuan kita
- maka subjek itu mesti diberi tanda - mansuub
- mansuub retinya: perkataan yang sudah berbaris atas endingnya!
- pasal ia bertanda atas?
- sebab dia dah ditekankan oleh -inna-
خلص
Wak: Ye... خلص
Man: Ye wak شكرا - wak
Wak: عفوا
إن شاء الله
jumpa lagi esok
Man: إن شاء الله - wak
Wak: اللهم يسر ولا تعسر ,ربي تمم بالخير
- allaah humma yasir wa laa tu'assir rabbii tammim bikhair
إلى اللقاءِ
= hingga bertemu lagi
Man: في أمان الله - fii amaanil laah - semoga dalam jagaan Allaah
Wak: استغفر الله العظيم
= aku mohon ampun dari Allaah yang agung
لا حول ولا قوة الا بالله العظيم
= tiada satu apa pun kekuatan disekeliling melainkan hanya Allaah yang maha besar
ربنا آتنا في الدنيا حسنة وفي الاخرة حسنة وقنا عذاب النار
= wahai tuhan kami berilah pada kami di dunia kebajikan dan di akhirat juga kebajikan dan lindungilah kami daripada 'azab api neraka
والله أعلم
- dan Allaah lebih mengetahui
19/8/21
updated version: https://dinobytes.info/v2/node/3219
Categories:
