Bahasa Arab Permulaan 272
Submitted by tokchuk on Fri, 09/24/2021 - 09:06
Man: أعوذ بالله من الشيطان الرجيم
[Aku berlindung pada Allah dari syaitan yang direjam]
بسم الله الرحمن الرحيم
[Dengan nama Allah yang maha pemurah maha penyayang]
السلام عليكم
[Kesejahteraan ke atas kamu]
Wak: وعليكم السلام
[Dan ke atas kamu juga keselamatan]
اهلًا - ahlan
Man: اهلًا بِك - ahlan bik - Ya Wak!
Wak: طيب - tayib. نبدأ - nabdak
Man: تفضل - tafaddal. Wak!
Wak: الآن - al aan mari kita ingat"
كان - kaan - was/were atau pun "verb to be"
- kerjanya mem-past tense-kan ayat ismiyah
- lepas itu prediket mesti- baris atas -mansuub-
- ingat "bola kana"
- dalam kes ini. Prediketnya arab kata: -khabar kaana-
Man: Ini ulangan ye wak?
كان - kaan - was/were "verb to be"
- kerjanya mem-past tense-kan ayat ismiyah
- lepas itu prediket mesti - baris atas -mansuub-
- ingatkan "bola kana"
- goal atas! - baris atas- pada prediketnya.
- khabar diubah nama jadi -khabar kaana-
Wak: Kemudian datang pulak adik-beradik -kaana-
- maksudnya perangai adik-beradik ini mirif antara keduanya
- adik-beradik yang seterusnya ialah:
لَيْس - laisa - not to be
- kali ini ayat ismiyah tak berubah tense.
- perangai sama adik beradik ini!
- maksudnya: prediket juga berbaris atas - mansuub
- nama arabnya dimodify jadi "khabar laisa"
Man: Adik beradik -kaan- buat kali ini -laisa لَيْس
- ingat semula "bola kana"
- لَيْس - laisa pun prediket sebiji serupa macam -kaana-
- mansuub - baris atas pada prediketnya
- arab kata prediket ini dengan nama: "khabar laisa" pula
- -kaan- jadikan ayat past tense
- laisa kekal dalam present tense
- cuma kerjanya menidakkan ayat!
Wak: Harap2 kita tak bercelaru nanti ye!
Man: Minta2 gitu le. Ya Allah. Ingatkanlah apa2 yang kami lupa...
Wak: Ayat hari itu
لَيْسَتْ أخته قابحةً. لكنها جميلة
- laisat ukhtuhu qaabihah. laakinahaa jamiilah
- adiknya tak hodoh. tetapi dia comel
- his sister is not ugly
- but she is gorgeous
Bahagian yang kita tak habis ialah:
لكنها جميلة - laakinhaa jamiilah
- tetapi dia! tu comel
- dalam quran -laa- dipanjang kan!
Ini adik beradik -inna-
- kerja -inna- menekankan subjek
- maka arab namakan subjek itu sebagai "isim inna"
Kali ini: لكن - laakina - atau cakap pendeknya -laakin- aje
- bermakna -tetapi-
- kerja serupa macam -inna-
- menegaskan subjek
- jadi -laakin- konon2 macam -inna-
- menguatkan -subjek-
- maka arab ubah nama subjek ini jadi -isim laakin-
- tetapi dia!
- disini -laakin- boleh berganding dengan pronoun - damiir!
Man: Le! Dah datang pulak adik beradik -inna-
- -inna- penguat subjek
- maka kalo -laakin- ini adik-beradiknya
- kerjanya sebiji semacam -inna-. Sama2 menguatkan -subjek- je
- maka kesimpulan -laakin- pun penguat subjek
- nak pakai tak kata -subjek_ iaitu -mubtadak?
- arab guna tak nak. Dia nak pakai nama baru - isim laakin-
ماشاء الله - maashaa' allaah
boleh biul ni wak!
Wak: Ye! Kena slow2 le bila sampai kepada kes seperti ini.
Man: Ye wak!
Wak: Sebelum kita rehat. Tengok ayat ini.
الولد جاهل - alwalad jaahil
- budak itu jahil
- memang melayu pun guna perkataan yang sama kan wak!
Man: الولد جاهل - alwalad jaahil
- the boy is jahil
wak nak suruh saya buat apa?
Wak: Cuba past tense-kan ayat ini dulu
Man: Dari: الولد جاهل - alwalad jaahil
- the boy is jahil
past tense-kan pakai -kaan-
كان الولد جاهلا - kaanal walad jaahilaa
- the boy was jahil
- kena ingat pulak!
- kerana - ada -bola kana- mesti ada -mansuub- pada prediket!
- جاهل - kena jadi جاهلا - baris atas
- baris atas arab kata = mansuub
adik beradik -kaan- ialah -laisa- "not to be"
ليس الولد جاهلا - laisal walad jaahilaa
- the boy is not stupid
ini le pun kes:
- جاهل - dah kena jadi جاهلا - baris atas
- baris atas = mansuub pada prediket
Wak: Satu lagi adik-beradik ialah: -inna-
Boleh buat?
Man: Hah....kena fikir jap wak!
Mula2 "khabar" dah kena -mansuub-
Kali ini subjek pula nak di-mansuub-kan
Kena pakai -inna-
إنَّ الولدَ جاهل - innal walad jaahil
- memang budak tu! jahil
- really the boy is jaahil
- kali ini:
الولدَ - alwalad - kena baris atas = mansuub!
-pasal stress-nya pada -alwad-!
adik-beradik -inna- ialah -laakin-
kali ini kita modify ayat awal ni sikit!
لكِن الولدَ ذَكِّيٌ - laakinal walad zakiy
- but the boy is smart
- tapi budak tu geliga
- penekanan pada budak itu!
- jadi kita jangan lupa nak "baris atas"kan pada subjek!
خلص - khalas
Wak: Ye! Hmmm... أشوفك غدا - ashuufak ghadan! see you tomorrow!
Man: أشوفك - ashuufak
- see you
شكرا - wak!
Wak: عفوا
Kita jumpa lagi esok. إن شاء الله
Man: إن شاء الله - wak
Wak: اللهم يسر ولا تعسر ,ربي تمم بالخير
- allaah humma yasir wa laa tu'assir rabbii tammim bikhair
إلى اللقاءِ
= hingga bertemu lagi
Man: في أمان الله - fii amaanil laah - semoga dalam jagaan Allaah
Wak: استغفر الله العظيم
= aku mohon ampun dari Allaah yang agung
لا حول ولا قوة الا بالله العظيم
= tiada satu apa pun kekuatan disekeliling melainkan hanya Allaah yang maha besar
ربنا آتنا في الدنيا حسنة وفي الاخرة حسنة وقنا عذاب النار
= wahai tuhan kami berilah pada kami di dunia kebajikan dan di akhirat juga kebajikan dan lindungilah kami daripada 'azab api neraka
والله أعلم
- dan Allaah lebih mengetahui
24/9/21
updated version: https://dinobytes.info/v2/node/3219
Categories:
