Bahasa Arab Permulaan 289

Man:  أعوذ بالله من الشيطان الرجيم
[Aku berlindung pada Allah dari syaitan yang direjam]
 
بسم الله الرحمن الرحيم
[Dengan nama Allah yang maha pemurah maha penyayang]
 
السلام عليكم
[Kesejahteraan ke atas kamu]
 
Wak: وعليكم السلام
[Dan ke atas kamu juga keselamatan]
 
اهلًا - [ahlan]
 
Man: اهلًا بِك - [ahlan bik] Ya Wak!
 
Wak: طيب [tayib] نبدأ [nabdak]
 
Man: تفضل [tafaddal] Wak!
 
Wak: في الأمس [fil ams] semalam kita tengah tengok prerkataan : صارَ - saar 
yang maknanya 
- dia telah menjadi-
- dia telah berubah menjadi-
 
dia ni pun adalah adik-beradik
- kaana -
 
- verb to be - he was -
- mungkin kalo dimelayukan -to be- boleh juga kita kata:
- -dia telah menjadi- iaitu pada "be"nya tu
 
Man: صارَ - saar atau -saara-
bermakna -dia telah berubah menjadi-
- macam serupa je dengan kata: -kaana-
- -dia telah menjadi- iaitu pada "be"nya tu
 
Wak: Tapi -kaana- itu
- mengembalikan balik "verb to be" yang tak terpakai dalam ayat ismiyah kedalam - present tense -
- tapi kalo ayat ismiyah itu memang - past tense -
- kita mesti bubuh -kaana-
 
Man: Ye ye ye....
 
Wak: Cuba engko tengok ini:
 
كان من القرية - kaana minal qaryah
 
translate dulu!
 
Man: كان من القرية - kaana minal qaryah
- he was from the village
- dulu dia dari kampong
- atau mungkin
- dia telah datang dari kampung 
 
hah -kaana- diguna nak menunjukkan yang ayat ismiyah ini memang dalam - past tense!
 
Wak: Kemudian:
 
ثم صار رئيس الوزراء - thumma saara ra iisal wuzaraak
 
Man: ثم صار رئيس الوزراء - thumma saara ra iisal wuzaraak
thumma - kemudian!
hmmm.....
- then he became a prime minister
- kemudian dia telah menjadi perdana menteri
 
Wak: Engko nampak perbezaannya?
 
Man: Entah. Macam itu le.
 
Wak: Aku rasa gini.
 
كان من القرية - kaana minal qaryah
- ini macam statement aje
- satu kenyataan aje
- gitu2 aje
 
Man: Baik!
 
Wak: Kemudian bila pakai -saara- صار
Kita akan rasa macam ada perubahan yang berterusan
- dari masa ke masa
- maka dia telah jadi ...
- tapi ceritanya tetap dalam - past tense - pun.
 
Man: -he was- atau -kaana-
- cuma statement aje
- penerangan ini berada dalam keadaan - past tense
 
kemudian datang - saara- صار
- yang ini pun keadaannya dalam - past tense 
- tapi macam ada cerita perubahan yang berterus selepas itu sehingga menjadi....
 
Itu ke wak maksudkan?
 
Wak: Hmm....
- selepuk - past tense - kaana- he was
dengan
- ada unsur meningkat ke satu hal atau sebaliknya!
- he became - saara- 
 
Ok duduk le engko. Menung2kan binatang ini ye. 
 
خلص
 
Man: خلص - khalas kita sambung غدا - ghadan أشوفك - ashuufak
 
شكرا - wak!
 
Wak: عفوا
Kita jumpa lagi esok. إن شاء الله
 
Man: إن شاء الله - wak
 
Wak: اللهم يسر ولا تعسر ,ربي تمم بالخير 
- allaah humma yasir wa laa tu'assir rabbii tammim bikhair
 
إلى اللقاءِ 
= hingga bertemu lagi 
 
Man: في أمان الله - fii amaanil laah - semoga dalam jagaan Allaah
 
Wak: استغفر الله العظيم
= aku mohon ampun dari Allaah yang agung
 
لا حول ولا قوة الا بالله العظيم
= tiada satu apa pun kekuatan disekeliling melainkan hanya Allaah yang maha besar
 
ربنا آتنا في الدنيا حسنة وفي الاخرة حسنة وقنا عذاب النار 
=  wahai tuhan kami berilah pada kami di dunia kebajikan dan di akhirat juga kebajikan dan lindungilah kami daripada 'azab api neraka 
 
والله أعلم
- dan Allaah lebih mengetahui
 
11/10/21
Categories: