Bahasa arab persediaan awal 151 - لـ - la [bunyi pendek] III
Man: اعوذ بالله من الشيطان الرجيم
[Aku berlindung pada Allah dari syaitan yang direjam]
بسم الله الرحمن الرحيم
[Dengan nama Allah yang maha pemurah maha penyayang]
السلام عليكم
[Kesejahteraan ke atas kamu]
Wak: وعليكم السلام
[Dan ke atas kamu juga keselamatan]
بِسْمِ الله و بِإِذْنِ الله
- bismillaah wa bi izinillaah
- dengan nama Allaah dan dengan izin Allaah
الحمدلله - alhamdulillaah - segala puji bagi allah
dapat kita bertemu lagi ye!
Man: نعم [na'am - iye] wak
Wak: طيب [tayib - ok]!
اليوم [alyaum - hari ini]. Kita nak sambung lagi pada - لـ - la - pendek tu ye!
Man: Hohohoh. Ini le benda yang kita dah tergenda semalam tu ye wak!
Wak: Ye ye ye...
- "laa" - panjang. Membawa makna : "tiada / tidak / tak" dan yang sejenisnya. Ini juga dikatakan dalam kes : "menidakkan"
- "la" - pendek pulak. Membawa makna : "kepunyaan" atau juga yang membawa erti : "untuk / bagi"
Mula2. Mari kita tengok ini dulu :
لا إله إلّا هو - laa ilaaha illaa huu
Apa yang engko boleh paham? Terangkan engko!
Man: Baru je saya nak berjinak2. Wak dah bagi test. Berat. Berat. Berat ni wak!
Wak: طيب [tayib - ok]. Gini je!. Dulu kita ada:
لا إله إلّا الله - laa ilaaha illa llaah
ada "laa" panjang maknanya : tidak / tiada
kemudian. Sekarang kita ada:
لا إله إلّا هو - laa ilaaha illaa huu
- tiada tuhan melainkan dia
yang mana dulu "Allaah"
- sekarang kita ada : "huu" - "dia [jantan]"
Yang mana. Ada ustaz2 fobia : "apasal nak tukar "Allaah" jadi "huu"
- eleh banyak amat keletah ustaz2 ni...
- Apasal agaknya mereka tu tak setuju amat? Entah2 pasal ada yang ratib : "huu huu huu..."
Kata2: لا إله إلّا هو - laa ilaaha illaa huu
- tiada tuhan melainkan dia
- memang ini pun tersebut dalam quran pun. Maka nak bising apasal!
Pasal mereka takut pada tarikat yang main sebut "huu .. huu .. huu". Itu ke yang jadi isunya? Cis!
Man: طيب [tayib - ok] wak!
لا إله إلّا الله - laa ilaaha illalaah
- tiada tuhan melainkan allaah
sekarang :
لا إله إلّا هو - laa ilaaha illaa huu
- tiada tuhan melainkan dia
dalam kes ini "laa" panjang dah timbul. Maka maknanya : "tiada"
Wak: Kita pergi pulak pada "la" - pendek.
Dulu. Kita tengah pegang pen - "qalam", Kemudian kita goyang2 dan kata :
لِمَنْ؟ - liman?
Ada pulak seseorang menjawab:
لِي - lii
= aku punya
atau
لَهُ - lahu
= dia [jantan] punya
disini kita boleh juga maknakan sebagai :
= baginya / untuknya /kepunyaannya
- sebab perkataan "kepunyaan" boleh juga ia digantikan menjadi sebagai : "bagi / untuk"
Man: Mula saya nak tanya wak? Apasal tak cakap terus terang : "Siapa punya ni?"
- kan kita ada perkataan "ini / ni" di akhirnya tu wak? Apasal wak tak cakap seperti itu wak?
Wak: Oh! Sekarang ni. Sengaja aku tinggalkan perkataan "ini" dulu. Sebab?
- Kata "ini" dalam bahasa arab ada "gender". Iaitu ada perkataan "ini" bagi jantan dan betinanya.
Misal:
Qalam - قَلَم - sebiji pen!
Perkataan ini diketegorikan sebagai : "jantan" atau "masculine"
Man: Alamak wak! "Pen" bukan kata bilanganya "sebiji". "Sebatang" le wak! Kan jantan tu ada - "batang"! Jangan marah wak!
Wak: Hehehe.... Kemudian. "Ini" dalam bahasa arab. Ada perkataan "jantan" dan ada perkataannya untuk "betina". Baik! Bagi "jantan" kita kena pakai:
هذا - haazaa - bunyi panjang pada "haa" dan "zaa"
Maka bila kita tengah goyang2kan "qalam" kita kena tanya :
- " لِمَنْ هذا؟ " - liman haazaa?
- "siapa punya ni?"
- ini le kata : "ini" untuk merefer pada "qalam" yang berjenis "jantan" tu!
Tapi. Kalo kita tengah memegang "majalah". Katakan. Kita mesti bertanya macam ini pulak :
" لِمَنْ هذه؟ " - liman haazihi?
Pasal "majallah" itu dibangsakan sebagai "betina" :
مَجَلّة - majallah - majalah!
Hah! Satu kebetulan lagi. "Majalah". Kita boleh jumpa dalam bahasa kita. Dan juga dalam bahasa arab. Maknanya pun serupa aje!
Man: Ahuuuh. Perkataan "ini" pun ada "jantan" dan "betina"nya. Iye wak? Pelik. Pelik arab ni!
Wak: تمام - tamaam
Pasal kita dah mula merewang entah kemana2. Baik kita berenti dan relak aje le dulu.
Kita sambung غدا [ghadan] je le!
Man: خلص - khalas!
Wak: Kita jumpa lagi غدا [ghadan - esok] ok?
Man: إن شاء الله [inshaa allaah] wak!
Wak: حسنًا [hasanan]
إن شاء الله [inshaa allaah]
Jika Allaah mengkehendaki
- kita jumpa lagi غدا [ghadan]
والله أعلم
- dan Allaah lebih mengetahui
إلى اللقاء
- ke pertemuan lain/bye
15/6/22
https://dinobytes.info/v2/content/bahasa-arab-persediaan-awal-himpunan-s...
