Bahasa arab persediaan awal 162
Man: اعوذ بالله من الشيطان الرجيم
[Aku berlindung pada Allah dari syaitan yang direjam]
بسم الله الرحمن الرحيم
[Dengan nama Allah yang maha pemurah maha penyayang]
السلام عليكم
[Kesejahteraan ke atas kamu]
Wak: وعليكم السلام
[Dan ke atas kamu juga keselamatan]
بِسْمِ الله و بِإِذْنِهِ
- bismillaah wa bi iznih
- dengan nama Allah dan dengan izinnya
Kita masih lagi dalam - قصة - qisah - tentang - isim - اسم - noun.
Kalo arab ada : كُرْسِيٌّ - kursiy. Maka melayu pun pakai perkataan yang sama juga "kursi" - atau "kerusi" dalam bahasa sekarang.
Cuba engko - قصة - qisahkan - tentang binatang itu jap!
Man: Heheheh. Ini dah mula masuk sekolah arab ke wak?
Wak: Gezet je.
Man: Hohohoh. Macam dah naik payah ni wak! Baik. Saya cerita apa yang saya ingat wak!
كُرْسِيٌّ - -kursiy- ataupun "kerusi".
- Orang zaman dulu. Memang pun kata: "kursi"
- dan orang kampung pun cakap gitu juga : "kursi"
- macam mereka berkata : "Bawa le kursi tu ke sini. Boleh engko duduk disebelah aku. Nanti senang kita bersembang. Tak payah le nak cakap kuat2. Kalo kuat nanti orang dengo"
Baik!
كُرْسِيٌّ - -kursiy-
- bunyi penuhnya. Jika tidak diwakafkan ialah : "kursiyun"
- retinya : "sebuah kerusi"
- orang putih cakap : "a chair"
- ada "a" - untuk menandakan - "sebuah" aje. Yang mana2 satu aje. Tak terkhas!
- bunyi ending bunyi sepenuhnya mesti ada bunyi "tanwiin berbaris depan"
atau kalo hendakkan penerangannya :
1. ending-nya ada bertanwiin : atau ada dua baris depan
2. dengan maknanya yang mesti diingat ada : "sebuah" -satu benda je-
- biasanya kalo kita tak cakap "sebuah" pun tak jadi apa2 pun kan wak?
- dah melayu pun perangai macam itu. Mau shortcut aje dah ooo...
Wak: Baik. Kalo orang putih memang ada:
- a chair
- the chair
Maka arab pun sama perangai macam orang putih juga:
كُرْسِيٌّ - kursiy - ini singular - a chair - sebuah kerusi yang tak tertentu
kemudian datang pulak - definite noun :
الكُرْسِيُّ - -alkursiy- ini dah jadi yang tertentu atau orang putih cakap : definite noun
- the chair - kerusi yang "tertentu" itu!
Disini ada 2 cirinya
- "the" dah dijadikan - al - dalam arab
- kemudian "tanwiin" dah jatuh pangkat tinggal "satu baris depan" aje!
Senang ingat kan?
Man: Asalkan noun ada "al" didepannya.
1. maka maknanya ada : the
2. baris akhirnya dah jatuh pangkat. Tinggal "satu baris depan" aje
Memang senang ni wak!
Wak: Jadi aku boleh cakap.
1. bila - indefinite noun - Pada arab perkataan itu tak ada "al" didepannya
- dengan endingnya memakai "tanwiin dua baris depan"
2. bila dalam keadaan - definite noun
- DIdepannya ada "al" yang seerti dengan "the" orang putih
- ending! Turun pangkat dah tinggal "satu baris depan" aje
Baik.
مدرسة - madrasah retinya "madrasah" pun dalam bahasa melayu!
Cuba engko godeh binatang ini boleh?
Man: مدرسة - madrasah - maksudnya "madrasah" le dalam bahasa kita.
1. مدرسة - madrasah
- ending sepatutnya "bertanwiin berbaris dua didepan"
- bunyi penuhnya ialah : "madrasatum"
- retinya dalam bahasa melayu sepatutnya kena sebut " sebuah madrasah "
- ini kalo nak tunjukkan macam orang putih cakap : "a madrasah"
2. المدرسة - almadrasah
- hah ini dah jadi definite noun
- makna dalam bahasa orang putih ialah : "the madrasah "
- makna melayunya ialah : "madrasah yang tertentu itu "
- boleh ke kita pendekkan jadi : "madrasah itu" saje?
last:
- endingnya sudah tinggal "satu baris depan" pulak
Gitu le lebih kurang. Ye wak!
Wak: Last sekali ye!
باب - baab - maknanya : "bab" macam bab 1, bad 2 atau "pintu"
Cuba engko godeh yang ini pulak.
Man: باب - baab = ertinya pun "bab" juga! Atau yang lain ialah : - "pintu"
1. Ini adalah indefinite noun : باب - baab
- bunyi penuh "baabun" heheheh macam bunyi "baboon" pulak
- ending mesti "bertanwiin baris dua di depan"
- dan mesti diingat. Makna sebetulnya ialah : "sebuah pintu / a door"
- begitu le. Ini ialah keadaan : indefinite noun
2. definite noun pulak : الباب - albaabu
- bunyi penuh ialah : albaabu
- didepan ada "al"
- ending mesti baris dah "tinggal satu baris depan" cuma!
- makna dalam bahasa orang putih : "the door"
- yang melayu pulak diertikan sebagai : "pintu itu"!
- senang cakap bubuh je "itu". Ye wak?
خلص - khalas
Wak: Ye خلص - khalas
Jumpa lagi غدا - ghadan ye!
Man: شُكْرًا - shukran wak!
Wak: عفوًا - afwan
Kita jumpa lagi غدا [ghadan - esok] ok?
Man: إن شاء الله [inshaa allaah] wak!
Wak: حسنًا [hasanan]
إن شاء الله [inshaa allaah]
Jika Allaah mengkehendaki
- kita jumpa lagi غدا [ghadan]
والله أعلم
- dan Allaah lebih mengetahui
إلى اللقاء
- ke pertemuan lain/bye
18/7/22
