Bahasa arab - Teroka 5

Man: اعوذ بالله من الشيطان الرجيم
[Aku berlindung pada Allah dari syaitan yang direjam]
 
بسم الله الرحمن الرحيم
[Dengan nama Allah yang maha pemurah maha penyayang]
 
السلام عليكم
[Kesejahteraan ke atas kamu]


 
Wak: وعليكم السلام
[Dan ke atas kamu juga keselamatan]

بِسْمِ الله و بِإِذْنِهِ
- bismillaah wa bi iznih
- dengan nama Allaah dan dengan izinnya

في الأمس - fil ams - semalam kita dah mula menengok contoh mudah "ayat kata-nama" - جُمْلة اِسْميّة - jumlah ismiyah

جُمْلة اِسْميّة - jumlah ismiyah mesti bermula dengan - اِسم - isim

Kalo ikut bahasa kita. Jika satu2 ayat itu ada dua perkataan. Dua2 komponen itu boleh diberi nama:

- yang duduk didepan sekali kita namakannya -subjek-
- kemudian diikuti oleh -prediket-

Kalo kita padankan pada ayat arab pulak yang ada dua perkataan macam :

هذا مسجد
haazaa masjid

Maka disini:

هذا - haazaa. Bunyinya mesti dipanjangkan pada kedua2 sukukatanya. Dan maknanya adalah: 'ini' 
- perkataan ini boleh dibayangkan sebagai "subjek" bagi -jumlah ismiyah- atau ayat arab jenis ini.


Maka perkataan ke-2:

مسجِد - masjid
- perkataan ini pulak. Kita bolah katakan ia sebagai "prediket"nya

Boleh engko faham?

 

Man: Boleh wak! Senang ajer. Perkatan yang didepan namanya "subjek". Diikuti oleh "prediket". Ini no hal ler wak!

 

Wak: Terangkan amacam pemahaman engko ini?

 

Man: Gini wak.

هذا مسجد
haazaa masjid

هذا - haazaa - retinya "ini" 
- ini sepatutnya jadi -subjek-

مسجِد - masjid - retinya "masjid" le
-ini sepatutnya jadi -prediket-

Maka itu sebab dalam bahasa arab. Dan dalam bahasa melayu pun sama. Kita boleh pakai dua perkataan saja. Dan ini dah cukup jadi satu ayat lengkap. Sempurna! Orang dah boleh faham. Tapi bahasa orang putih lain sikit! Ada pulak benda2 lain kena bubuh. Kalo tak! Bukan ayat kata mereka.

هذا مسجد
haazaa masjid [cuma 2 perkatan]
- ini masjid [ini pun 2 perkataan]
- this is a masjid [4 perkataan - siap ada 'is' dan 'a' mencelah]

Wak: حسنًا - hasanan - baik!

Kalo aku bagi engko satu perkataan: كُرْسيٌّ - kursii
retinya - "kursi" ler

Hah! Dah boleh ke engko buat "ayat kata-nama arab" atau nominal sentence untuk bahasa arab!

Man: Hah no problemo wak. Jadi bunyinya ialah:

هذا كُرْسيٌّ - haazaa kursii
- ini kursi - this is a chair
Sedikit komen wak! Orang zaman ini. Dia tak sebut -kursi- wak. Tapi -kerusi-! Moden konon.

Jadi saya betulkan sikit:

هذا كُرْسيٌّ - haazaa kursii
- ini kerusi
- this is a chair

 

Wak: مُمْتاز - mumtaaz - excellent!

Jadi kesimpulan untuk hari ini.

جُمْلة اِسْميّة - jumlah ismiyah

1. mesti ada -subjek- dan -prediket- Macam bahasa kita pun!
- kalo dibina dengan cuma gunakan dua perkataan
- yang depan sekali jadi -subjek-
- yang ke-2nya jadi -prediket-

2. Dua2 perkataan itu adalah dari jenis  - katanama - noun - اِسم -isim

 

Man: Baik wak! 

 

Wak: Jadi dalam 2 hari ini kita dah dapat tengok 2 ayat!

هذا مسجد
- haazaa masjid

هذا كُرْسيٌّ 
- haazaa kuysii

 

Man: Dah ada 2 ayat. Kedua2nya mudah2 ajer wak. Ayat yang memakai 2 perkataan noun atau اِسم -isim

شكرا -shukran wak

 

Wak: عفوًا - afwan

Kita jumpa lagi غدا - ghadan - esok!

 

Man: إن شاء الله - inshaa allaah - wak! 

 

Wak: حسنًا - hasanan-

إن شاء الله -inshaa allaah-
Jika Allaah mengkehendaki

والله أعلم
- dan Allaah lebih mengetahui
 
إلى اللقاء

- ke pertemuan lain/bye

18/8/22
https://dinobytes.info/v2/content/himpunan-bahasa-arab-baru-terokabahasa...

Categories: