Bahasa arab - Teroka 9

Man: اعوذ بالله من الشيطان الرجيم
[Aku berlindung pada Allah dari syaitan yang direjam]
 
بسم الله الرحمن الرحيم
[Dengan nama Allah yang maha pemurah maha penyayang]
 
السلام عليكم
[Kesejahteraan ke atas kamu]
 
Wak: وعليكم السلام
[Dan ke atas kamu juga keselamatan]

بِسْمِ الله و بِإِذْنِهِ [ bismillaah wa bi iznih ]
- dengan nama Allaah dan dengan izinnya
 

في الأمس - [fil ams - semalam] - kita berborak tentang - جُمْلة اِسْميّة - [jumlah ismiyah] 

Ciri2 "Jumlah ismiyah" adalah:
 
1. kalimah -isim'- akan memulakan ayat - جُمْلة اِسْميّة - [jumlah ismiyah] -
2. اِسْم -[isim]- permula itu dinamakan sebagai -subjek- yang berkeadaan -definite-
3. sedangkan kata yang ke-2 dinamakan -prediket-. Ia adalah - اِسْم -[isim]- indefinite

Kemudian kita cerita tentang keadaan -isim- pulak.

اِسْم - [isim] - ada dua keadaan:

1. define : biasanya ada -al- didepannya
2. indefinite : tak pakai -al-

Cara men-translate -isim-

1. -isim- definite 

المَسْجِدُ - [al masjidu] - atau - al masjid - dimana huruf akhir kalimah itu diwakafkan
orang putih translate : -the- masjid : ada perkataan -the-
kemudian kalo nak formal dalam bahasa melayu. Kena ler translate : masjid -itu- Kata :-itu- konon2nya kalimah yang mengganti -the-. Sebab nak tunjukkan yang sesuatu itu yang tertentu. Bukan yang umum.

2. -isim- indefinite

مَسْجِدٌ - [masjidun] atau bunyi berwakaf :-masjid-
orang putih cakap : a masjid - sudah timbul -a-. Yang memberi maksud : Satu!
maka melayu pun kena cakap : -sebuah- masjid. Siap dengan -penjodoh bilangan-nya]

Kira ini semua nak bagi formal ler sikit.

Ada engko ingat ini semua , engko?

Man: إن شاء الله wak
- Ya Allah terangkan hati aku!

Wak: Oleh yang demikian. Mari kita start apply-kan pengetahuan ini.

Buat ayat -haaza- pada: بَيْتٌ -[bayit]  rumah - a house

Man: هذا بَيْتٌ - [haazaa bayit]
- this is a house
- ini sebuah rumah

Wak: حسنًا [hasanan - baik]. Kemudian kalimah ke-2 :  بابٌ [baab] - a door
 
Man: هذا بابٌ [haazaa baab]
- this is a door
- ini pintu

Wak: حسنًا [hasanan - baik]. Kalimah ke-3: كِتابٌ [kitaab] a book

Man: هذا كِتابٌ - [haazaa kitaab]
- this is a book
- ini buku

Wak: حسنا [hasanan] bila kita translate dalam bahasa melayu. Kita boleh padankan dengan -penjodoh bilangan-nya. Kalo tak sebut -penjodoh bilangan-nya pun. Ingat dalam hati jer ler.

Man: Yer wak. Cakap pendek jer. Tapi dalam hati. Kena ingat ler -penjodoh bilangan-nya sekali! Atau kita cuma ingat : bila indefinite ia adalah dalam keadaan singular.

Wak: Cukup ler untuk اليوم [al yaum -today]- -hari ini-

Jumpa lagi غدا - [ghadan]

Man: شكرا -[syukran] wak

Wak: عفوًا - [afwan]

Kita jumpa lagi غدا - [ghadan - esok]!

Man: إن شاء الله - [inshaa allaah] - wak! 

Wak: حسنًا [hasanan] إن شاء الله [inshaa allaah]
- Jika Allaah mengkehendaki

والله أعلم
- dan Allaah lebih mengetahui
 
إلى اللقاء
- ke pertemuan lain/bye

23/8/22
https://dinobytes.info/v2/content/himpunan-bahasa-arab-baru-terokabahasa...

Categories: