Bahasa Arab Permulaan 380

Man:  أعوذ بالله من الشيطان الرجيم
[Aku berlindung pada Allah dari syaitan yang direjam]

بسم الله الرحمن الرحيم
[Dengan nama Allah yang maha pemurah maha penyayang]

السلام عليكم
[Kesejahteraan ke atas kamu]

Wak: وعليكم السلام
[Dan ke atas kamu juga keselamatan]

اهلًا [ahlan]

Man: اهلًا بِك [ahlan bik] - Ya Wak!

Wak: طيب  [tayyib] نبدأ [nabdak]

Man: تفضّل  [tafaddal] Wak!

Wak: الآن [al aan] kita masih lagi berada dalam تمرين [tamriin - exercise] :
- bab singular / plural atau arab kata :  مُفْرَد [ mufrad = singular ] / جَمْع [ jama'a = plural 

- ثُمَّ [ thumma = kemudian ]. Kita nak bubuh " ذلك = itu " pada kata2 yang diberi.

Man: Baiiik waaak. 

Wak: طيب [tayyib] ambik ingat pada "  table " ini sebagai panduan iyer!

table

Man: Iyer wak!

Wak: طيب  [tayyib] kata2nya ialah: الخَيَّاطون الأجانِب [ alkhaiyaatuun alajaanib ]
1. komen
2. bubuhkan " ذلك = itu " didepannya nanti iyer!

Man: الخَيَّاطون الأجانِب [alkhaiyaatuun alajaanib]

Hohoho... ini sepatutnya dah plural. Sebab :

- الخَيَّاطون [ alkhaiyaatuun] - ending dengan " wau-nun "
- maka dua2nya gamaknya plural ler tu

Wak: خَيَّاطون [khaiyaatuun] dari خَيَّاط [khaiyaat] = tukang jahit

أجانِب [ajaanib] dari أَجْنَبيّ [ajnabiiy] = orang asing

Man: شكرا جزيلا [shukran jaziilan] wak seperti biasa cepat wak iyer!

Wak: عفوا [afwan] 

Man: Jadinya: الخَيَّاطون الأجانِب [alkhaiyaatuun alajaanib]
- the tailors / the foreign
- the foreign tailors...

- tukang2 jahit asing...

Maka bila kita bubuhkan " ذلك = itu " - jadi : اولئك الخَيَّاطون الأجانِب
- ulaaikal khaiyaatuun alajaanib 
- those / the tailors / the foreign
- those foreign tailors ....

- tukang2 jahit asing itu ...

Buat ayat pulak! 

اولئك الخَيَّاطون الأجانِب مِنْ باريس
- ulaaikal khaiyaatuun alajaanib min baariis
- those foreign tailors are from Paris
- tukang2 jahit asing itu adalah dari Paris

Wak! Kali ini saya nak menidakkan ayat tersebut dengan ليس [ laisa = is not ]

Wak: Apasal tak past tense-kan engko?

Man: Dah banyak kali tu wak. Sekarang "is not'" pulak. Tapi ayat itu tetap dalam present tense :

ليس اولئك الخَيَّاطون الأجانِب مِنْ باريس
- laisa ulaaikal khaiyaatuun alajaanib min baariis
- those foreign tailors are not from Paris
- tukang2 jahit asing itu adalah tidak dari Paris
apa kata kita cakap gini pulak :
- tukang2 jahit asing itu bukan dari Paris

خلص [khalas]

Wak: خلص [khalas] اشوف غدا [ashuuf ghadan = see you tomorrow]

Man: شكرا جزيلا [shukran jaziilan] wak. 

Wak: عفوا [afwan] 

إلى اللقاءِ 
- hingga bertemu lagi

Man: في أمان الله - fii amaanil laah - semoga dalam jagaan Allaah

Wak: استغفر الله العظيم
- aku mohon ampun dari Allaah yang agung

لا حول ولا قوة الا بالله العظيم
- tiada satu apa pun kekuatan disekeliling melainkan hanya Allaah yang maha besar

ربنا آتنا في الدنيا حسنة وفي الاخرة حسنة وقنا عذاب النار 
-  wahai tuhan kami berilah pada kami di dunia kebajikan dan di akhirat juga kebajikan dan lindungilah kami daripada 'azab api neraka 

والله أعلم
- dan Allaah lebih mengetahui

14/11/22
updated version: https://dinobytes.info/v2/node/3219

Categories: