Bahasa arab permulaan 388

Man:  أعوذ بالله من الشيطان الرجيم
[Aku berlindung pada Allah dari syaitan yang direjam]

بسم الله الرحمن الرحيم
[Dengan nama Allah yang maha pemurah maha penyayang]

السلام عليكم
[Kesejahteraan ke atas kamu]

Wak: وعليكم السلام
[Dan ke atas kamu juga keselamatan]

اهلًا [ahlan]

Man: اهلًا بِك [ahlan bik] - Ya Wak!

Wak: طيب  [tayyib] نبدأ [nabdak]

Man: تفضّل  [tafaddal] Wak!

Wak: طيب  [tayyib]. الآن [al aan] mari kita buat تمرين [tamriin = exercise ] lagi 


- في [fii] bab singular / plural atau arab kata :  مُفْرَد [mufrad = singular ] / جَمْع [jama'a = plural

حسنا [hasanan]. Aku bagi engko perkataan2nya :

ضيف [dhayif] melayu kata - dhif

جَمْع [jama'a]-nya : ضُيوف [duyuuf] kita maksudkan - dhif2

ثُمَّ [thumma] ingatkan lagi rajah ini :

table

Man: طيب  [tayyib] wak!

Wak: Ayatnya? ليس الضيف في بَيْتِهِ [laisal dhaiyif fii baitih]
Mula2 ceritakan dari apa2 yang engko dah ingat engko!

Man: ليس الضيف في بَيْتِهِ [laisal dhaiyif fii baitih]
Mula translate dulu iyer wak!
- is not / the guest / in / his house
- the guest is not in his house

- dhif itu tiada dirumahnya

Kedua: Ini ialah "ayat ismiyah". Walaupun didepan sana tu ada verb to be -is- yang dalam keadaan past tense!
- yang maknanya : is not

- sebab dalam present tense arab cakap terus jer seperti : هذا بيته [haazaa baituhu]
- this / his house
- this is his house

هذا [haazaa] subjek mesti definite

بيته [baituhu] ini prediketnya - tapi disini kebetulan definite juga. Tapi dibolehkan! Arab! Nak buat amacam?

Wak: بيته [baituhu] iyer dia ni - definite. Sebab dia adalah gandingan perkataan. 

بيت + هو = بيته 
[baiyit + huwa = baituhu]

Prediket seperti ini dibolehkan. Sebab? Cerita lain kali ler Kalo ingat!

Man: Leh! Kalo arab kata "boleh". Boleh ler wak! Saya tak risau wak!

Wak: Heheheh!

Man: Bila masuk ليس [is not] prediket ayat mesti "mansub". Perkataan prediketnya mesti diakhiri dengan baris atas. Ini undang2 dalam nahu arab wak. 
- tapi disini tak ada predkiet yang dalam bentuk satu perkataan!
- tapi kita pakai prepositional phrase
- maka terlepas ler kita dengan beban "huruf akhir berbaris atas".
- lega wak!

Wak: Sekarang pluralkan ayat tersebut.

Man: Kacang wak!

Wak: Kacang? Arab kata فول [fuul] atau فول سودان [fuul suudaan] - groundnuts / peanuts.

Man: Heheheh dapat satu lagi perkataan ni wak! 

شكرا جزيلا [shukran jaziilan] wak. 

Wak: عفوا [afwan] 

Man: الآن [al aan] kita pluralkan -

ليس الضيوف  في بيتهم [laisal dhuyuuf fii baitihim]
- is not / the guests / in / their homes
- the guests are not in their homes

Dalam kes ini. Kalo saya nak kata tetamu yang ramai2 datang tu tidak ada dalam "rumahnya". Dalam satu rumah ajer. Boleh ajer saya kata:

ليس الضيوف  في بيتِهِ [ laisal dhuyuuf] fii baitihi
- the guests are not in his house

Wak: Jap! Kalo didepan بيته tiada في ! Bunyinya "baituhu"
- Tapi ini ada في [fii] jadi ler ia berbunyi "baitihi"!

Gitu juga dalam plural بيتهم
- kalo tak ada  في [fii] bunyinya - "baituhum"
- tapi bila datang في [fii] didepanya - berbunyi ler ia "baitihim"

Man: Nasib baik saya cakap tadi betul wak!

Wak: Dah panjang ni iyer! Maka - خلص [khalas] اشوف غدا [ashuuf ghadan = see you tomorrow]

Man: شكرا جزيلا [shukran jaziilan] wak. 

Wak: عفوا [afwan] 

إلى اللقاءِ 
- hingga bertemu lagi

Man: في أمان الله - fii amaanil laah - semoga dalam jagaan Allaah

Wak: استغفر الله العظيم
- aku mohon ampun dari Allaah yang agung

لا حول ولا قوة الا بالله العظيم
- tiada satu apa pun kekuatan disekeliling melainkan hanya Allaah yang maha besar

ربنا آتنا في الدنيا حسنة وفي الاخرة حسنة وقنا عذاب النار 
-  wahai tuhan kami berilah pada kami di dunia kebajikan dan di akhirat juga kebajikan dan lindungilah kami daripada 'azab api neraka 

والله أعلم
- dan Allaah lebih mengetahui

Siri 221226
updated version: https://dinobytes.info/v2/node/3219

Categories: